BAB 37.

1040 Words

“Iya, aku serius. Aku belum bisa memberitahu kalian, nanti kalau saatnya tiba aku akan memberitahukannya. Kalian sudah bisa mulai pindah secepatnya, aku akan membantu, jika berkenan.” Markus maupun Sarah mengangguk secara bersamaan. Suasana kembali hangat, kini yang ada di dalam pikiran Agata ada satu yang mengganjal tapi, ia belum berani menyimpulkannya terlalu cepat. “Kamu, kenapa Agata?” tanya Sarah. “Aku, tidak apa-apa. Hanya kepikiran akan sesuatu yang aku takuti. Tapi, rasanya terlalu cepat untuk menyimpulkannya sekarang, Sarah,” ucap Agata sambil berbaring di atas paha Sarah sambil menatap bintang malam di halaman belakang rumahnya. “Selama ini, kita tidak pernah ada rahasia sekecil apa pun. Tapi, semenjak kamu menikah dengan CEO eror itu, kamu menjadi pribadi yang penuh dengan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD