“Nyonya, apa, Anda baik-baik saja?” tanya Yona saat melihat Agata menyeka air matanya. Hati siapa yang tidak ikut trenyuh melihat nasib Agata di mansion itu. Agata menghela nafasnya sambil tersenyum ramah kepada Yona. “Aku, baik-baik saja, Bibi Yona. Bibi, bisakah hari sabtu dan minggu nanti, Bibi mengajari aku membuat marble cake, Bi?” tanya Agata sambil mengusap air mata di pipi Yona. Tak kuasa sudah Yona hingga akhirnya menangis dan memeluk Agata. “Kuatkan dirimu yah, Nak. Bibi yakin, kamu pasti kuat. Tentu saja, nanti akan Bibi berikan resep keluarga Bibi.” Mendengar ucapan Yona, hampir seluruh pelayan yang ada di sana ikut meneteskan air mata. Mereka tidak tega dengan Agata. Gadis yatim piatu yang selalu memperlakukan para pelayan dengan baik, dan manusiawi, seisi mansion ini begi

