Bab 29

1029 Words

Bab 29 Sudah seminggu ini, rumah terlihat kacau. Hampir setiap hari isinya hanya perdebatan yang berawal dari perceraian Bagas dan Anin. Jonan sudah masuk kamar sekitar satu setengah jam yang lalu, membiarkan ketiga orang di lantai satu untuk merenungi apa yang sudah mereka lalukan terhadap Anin. “Kamu tega sekali bohongi mama, Gas,” sesal mama masih sambil menitikkan air mata. Mama tak kuasa menatap wajah Bagas yang pernah dibela di hadapan Anin. “Apa benar yang dikatakan Bagas? Kamu yang selingkuh dari Anin?” salak Papa. Bagas membisu seribu bahasa. Ia masih duduk mencondong dengan kedua tangan menyangga wajah. Bagas sudah lunglai seperti tak bertenaga. Beberapa detik kemudian—masih tak mau menjawab—Bagas beranjak kemudian memungut lembar foto kecil yang tadi dilempar Jonan. “Kamu m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD