31. Kejujuran Gendhis

1142 Words

GENDHIS Biasanya aku fine-fine aja setelah beberapa menit kemudian kalau Bintang mengeluarkan jurus kata-kata ketusnya. Tapi kali ini nggak semudah itu. Kata-kata terakhir Bintang malam itu cukup nyelekit dan meninggalkan bekas mendalam di hatiku. Padahal nggak ada yang perlu dipermasalahkan dari kata-katanya. Entahlah kenapa bisa aku begitu sakit mendengarnya. Ditambah lagi sikap Bintang tiba-tiba kembali ke pengaturan awal. Aku nggak tahu alasannya apa. Dia berubah dingin lagi sudah tiga hari sejak aku jatuh sakit. Untungnya yang dingin cuma sikapnya saja, kalau perhatiannya tetap. Dia selalu menanyakan kemajuan kondisi kesehatan, selalu memastikan aku sudah makan ataupun minum obat. Tapi entah kenapa aku merasa perhatian itu saja nggak cukup. Aku butuh sikapnya kembali hangat seperti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD