Luca sedang fokus bekerja. Tidak suka diganggu saat dia sedang serius. Komputernya dalam kondisi terbuka dan kertas-kertas berserakan di meja. Tidak ada yang mengganggunya saat ini, setidaknya itulah yang terjadi, sebelum akhirnya terdengar suara ketukan dari pintu ruangannya yang membuatnya berdecak kesal. "Aku sudah bilang padamu, aku tidak mau diganggu, Sheila," ucap Luca dengan suara agak keras pada sekretarisnya. Dia mengira itu adalah Sheila dan tentu saja, dia mengabaikan sekretarisnya dan kembali fokus pada pekerjaannya serta masalah proyek yang belum tuntas. Akan tetapi, saat Luca fokus kembali, dia justru mendengar suara pintu yang diputar dan dibuka. Apakah Sheila mengabaikan perintahnya? Kekesalan dirasakan Luca. Dia mengangkat kepalanya dan bersiap memarahi orang yang ma

