"Bagaimana situasi di sini? Kau lebih suka tinggal di sini atau di tempatku dulu?" "Tempatmu menyenangkan, tapi di sini lebih menyenangkan. Setidaknya aku bisa bersama dengan orang tuaku," jawab Luca atas pertanyaan Austin. Saat ini, Luca dan Austin sedang duduk mengobrol di ruang tengah dan saling berhadapan. Luca sendiri mau tak mau tertahan di sana setelah mengantar Zara. "Oh, ya? Bukan karena di sini banyak gadis cantik?" Luca mendengkus mendengar pertanyaan jenaka sepupunya. "Aku bukan kau." "Luca hanya tertarik pada satu gadis sejak dulu," sahut sebuah suara. Luca yang mendengarnya, menoleh dan melihat ibu dan ayahnya yang mendekat. Dia melihat keduanya datang setelah tadi pergi ke luar entah ke mana. "Cepat sekali kalian datang." "Tante, Om. Cepat sekali kalian kembali."

