Luca Sakit

1153 Words

"Dasar anak pembantu! Zara anak pembantu! Wle ... wlee ...." "Anak jelek! Zara jelek!" "Zara kecil kayak kurcaci!" "Kami nggak mau temenan sama Zara!" Beberapa anak laki-laki dan perempuan berdiri mengelilingi Zara yang kini menangis sambil terduduk di taman sekolah. Itu adalah hari pertamanya masuk sekolah dasar dan dia sudah dirundung oleh beberapa siswa nakal. "Zara anak Mama. Zara bukan anak pembantu. Kalian jahat. Zara nggak kecil." "Huu ... Zara cengeng!" "Lihat ingusnya! Ih, jorok! Jelek banget!" "Zara nggak jorok! Kalian jahat!" teriak Zara yang kesal. Dia spontan berdiri dan menangis keras, tapi bukannya berhenti, beberapa anak itu malah mendorongnya sampai Zara terjatuh dan lututnya berdarah. "Sakit! HUWA ... MAMA!" Tangis Zara semakin keras saat dia melihat darah di l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD