Air Mata Zara

1340 Words

Luca makan malam dengan Viviane di area rooftop. Mereka menikmati pemandangan kota yang hidup di malam hari dengan langit cerah, yang sayangnya tanpa bintang. Semua karena polusi cahaya yang membuat bintang sulit terlihat. Walau begitu, suasana romantis tetap terasa, setidaknya oleh Viviane yang begitu senang bisa makan malam berdua dengan Luca. "Aku senang bisa bertemu denganmu lagi, Luca. Seminggu ini, rasanya aku sibuk sampai tidak ada waktu. Apalagi kabar kita putus, cukup membuat heboh, tapi untunglah aku bisa mengatasinya dengan baik." Vivian tersenyum sambil menyantap makanannya dengan santai. Dia memerhatikan Luca yang juga makan, sampai kemudian Viviane menyadari ada sikap tak biasa dari mantan pacarnya yang kini jadi teman dekatnya. Luca melamun. Pria itu tidak fokus pada pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD