Sepertinya, kehidupan Brina akhir-akhir sangat disibukkan oleh drama percintaan alih-alih tugas dari dosen atau kegiatan di himpunan. Bagaimana tidak, hal yang paling membuat Brina cukup stres karena terlalu memikirkannya yaitu ketika Brian sudah mulai dekat dengan Nina secara terang-terangan, kemudian mulut brutal para orang-orang yang asyik memberikan penilaian atas hubungan Nina dengan dirinya dan juga Brian, lalu kemarin ketika ia jujur pada Nina bahwa Brian menyukai dirinya, dan yang terakhir adalah surat di dalam amplop dari Zufar yang ia terima lewat Nina. Sungguh, semua kekacauan itu memenuhi hari-hari Brina selama satu bulan ini. Ah, mungkin cukup kasar jika dianggap sebagai kekacauan, tetapi mau bagaimana lagi jika memang dirinya cukup lelah menghadapi semua itu. Kali ini ia ha

