TIGA PULUH TIGA

1144 Words

Sudah masuk usia kandungan sembilan bulan, Renata memilih untuk beristirahat di rumah. Ia tidak ingin mengambil resiko dan ingin membuat kedua adik serta ibunya berhenti mengoceh karena kandungannya yang semakin membesar dan Renata yang terkesan santai saja. Namun ia tetap bangun pagi, bahkan lebih awal. Untuk melatih dirinya jika nanti anaknya sudah lahir dan tentunya ia harus bangun lebih awal untuk mempersiapkan segalanya. "Selama kamu cuti, biar Reno dan Rino yang mengerjakan pekerjaan kamu. Kamu tenangkan dirimu dulu" ucap Hardi pada putrinya yang akhir-akhir ini minta di buatkan nasi goreng sosis. Renata mengangguk sambil tetap mengunyah makanannya itu. "Hari ini kita ada rapat nggak?" tanya Hardi pada kedua putrnya. Rino mengangguk. "Dikantornya Om Danar" ucapnya sambil melirik kak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD