Bab 8 : That Hair

1786 Words

Selasa "Apakah kalian punya pacar sebelum ini? Ngomong-ngomong, bagaimana dengan pacar pertama kalian? Kalau pacar pertamaku sekarang sudah menjadi tunanganku." Seharusnya, ya, seharusnya aku langsung pulang. Lagipula kenapa aku bisa-bisanya ikut dengan mereka berdua? "Pacar pertamaku akan menjadi suami orang lain." Inggrid berkata lesu. "Kalau kau?" kemudian ia menudingku tepat di depan hidung mancung milikku. Sialan! "Oh, ini sudah jam 9. Aku harus pulang, adikku... " "Helleeen... " mereka memang kompak, sungguh. Dan aku harus kembali memaku bokongku di bangku kafe sialan ini. Menyebalkan. "Aku tak punya pacar sebelum ini." Aku berkata jujur tapi tatapan mereka justru membuat diriku seperti seorang pembual. "Setidaknya kau pasti punya seseorang yang pernah kau sukai sebelumnya."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD