2. mimpi adalah harapan

234 Words
Terkadang aku merasa kesepian tanpa ada teman di sisiku. Aku merindukanmu Zan. Aku ingin kita bersama lagi tanpa ada jarak, ruang, dan waktu yang memisahkan. Malam ini kembali aku bermimpi dengan Zan. Tiba tiba dia datang ke padaku. Bukan kali pertama aku bermimpi seperti ini tapi mana mungkin aku dan dia berada di alam mimpi yang sama. Dan saat itu pula aku sedang sedih, gelisah, dan lelah karena keadaan kantor yang kurang nyaman untukku. "Wi, jangan bersedih. Aku ada di sini menemanimu. Kamu gak akan kesepian, aku selalu ada untukmu." Bilang Zan. Sambil menangis aku memeluk Zan dan berkata," mengapa sih orang orang membenciku. Apa salahku? Mengapa mereka begitu memojokkanku?" "sudah sudah itu bukan salahmu, mereka hanya melihat kekuranganmu. Aku masih ada di sini kok" Zan menanggapi. Sambil memeluk erat aku menangis. Mengharap dirimu kembali untuk bersama. Seandainya kamu jadi memilih kantor di Jawa Zan, pasti aku tidak akan seperti ini dan aku tidak akan kesepian. Hanya saja kamu mengingatkan jika gak mungkin juga harus di Jawa, dan kemungkinan besar di luar Jawa. Jadi semangatlah belajar, Zan sudah menunggu di kampung halamannya. Mengapa kehidupan ini berjalan tidak seimbang. Kenyataan yang aku alami berbanding terbalik dengan yang terjadi di mimpi. Apakah ini pertanda dari yang maha kuasa? ataukah ini jawaban dari setiap permasalahan hidupku di kantor. Aku sudah lelah secara mental di kantor ditambah lagi tiap mimpi pasti dia alam mimpi yang sama dengan seseorang.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD