1. mimpi adalah bunga tidur
Selamat datang di bandar udara Sultan Hasanuddin Makassar. Pagi ini aku udah sampai di bandara untuk bertemu dengan seseorang yang LDR selama ini. Zan sudah menunggu di bandara.
Setelah tiba di bandara aku melanjutkan perjalanan untuk ke daerah kepulauan Selayar. Kami pun bergegas ke pelabuhan menyeberang ke kepulauan selayar.
" wi, gimana kabarna?", tanya Zan.
" aku okey.", jawabku.
"yakin beneran."
" iya beneran."
"jangan sedih lagi ya aku tetep ada di sampingmu kok." sambil memelukku
"hah?"
"kalau ada masalah ceritakan aja, jangan di pendam ya sayang."
"iya nanti kita akan cerita"
di sini pun kami berbincang bincang untuk melepas rasa rindu kami. Kapal bergerak menjauhi pelabuhan menuju pulau Selayar.
"kamu di sana gak Deket sama cowok kan?", tanya Zan.
"enggak lah. Sekalipun deket itu temen aku enggak macam macam kok. Kan aku masih ingin sama kamu terus."
" beneran lo ya, awas kamu kalau nakal!"
"iya iya,bukannya kamu ya yang Deket sama cewek di sini?"
"itu temenku sayang."
" kalau temen haruskah lebih istimewa daripada pacar?"
Setelah sampai di pulau Selayar, kami melanjutkan perjalanan ke pesisir pantai untuk menikmati deruan ombak di sepanjang pantai Selayar.
"seru kan liburan di sini, kapan kapan ajaklah keluarga main ke sini. nanti aku ajak keliling di kepulauan Selayar." kata Zan.
" hehehehe iya, kapan kapan main lagi kesini nanti aku ajak keluarga."
"coba lihat di sini matahari mau tenggelam kelihatan."
"eh iyalah? kalau matahari terbit bisa lihat juga gak?"
"bisa dong besuk aku bawa ke puncak tanadoang. Disana kita bisa lihat matahari terbit maupun tenggelam. keren kan!"
Diatas sampan kecil, matahari mulai bergerak tenggelam dan pesona sunset di pantai mulai kelihatan. Sungguh indah negeri ini warna jingga yang menyelimuti langit dengan deruan ombak bergerak, berlomba lomba menyentuh daratan. Burung burung melayang di udara melawan arus angin laut. rumput laut menari nari mengikuti irama sore ini. Ikan berlari kesana kemari mencari batu karang.
Tiba tiba terdengar suara ayam berkokok, seketika aku terkejut dan terbangun dari mimpi yang sangat membagongkan. ku kira nyata ternyata hanya mimpi saja. Dan ketika bangun dari tidur aku ngelamun bisa bisanya aku mimpi udah di Sulawesi aja. sejak kapan aku pergi ke sana. Dengan siapa juga aku ke sana? gak jelas deh. Punya hubungan apa juga aku sama Zan? maksudnya apa sih mimpiku kemarin? Ini pertanda apa? Akupun bergegas untuk bersiap siap pergi bekerja.
Sesampainya di tempat kerja aku masih terngiang ngiang dengan mimpi kemarin malam.
"wi, kamu kok ngelamun terus." seru darul.
Darul adalah partner teman kerjaku. Dia tempatku mencurahkan kekesalan di hidup. Kalau ada masalah pasti aku cerita.
" eh apa?", jawabku. sedikit kaget ditanya. masak iya mau aku ceritain tentang ini ke darul, ah enggak. ini tadi hanya mimpi.
"ngelamun aja. Kalau ada masalah cerita aja." darul mengulang pembicaraan.
"astaghfirullah, sudah lupakan. Kayaknya aku kecapekan lembur semalam." jawabku
" ya udah istirahat dulu sana."