18 - Menginap

1504 Words

Varina dan Eden akhirnya tiba di kastil Havart setelah perjalanan panjang yang melelahkan. Mereka disambut oleh seorang pelayan yang sopan, mengenakan pakaian khas yang anggun. “Selamat datang, Tuan dan Nona. Kamar Anda sudah kami bereskan sesuai dengan perintah,” sapa pelayan itu dengan senyuman ramah, membungkuk sedikit sebelum mengantar mereka masuk. Varina merasa canggung, matanya melirik setiap sudut kastil yang megah dan besar, terasa sangat asing baginya. Suasana dingin dan formal membuatnya semakin tertekan. “Aku rasa kita bisa langsung ke kamar saja,” ujar Varina dengan suara ragu, berusaha menghindari pandangan para pelayan yang tampaknya senang dengan kedatangan mereka. Lagi pula, Varina tidak ingin bertemu dengan penghuni kastil lainnya sebelum ia menyiapkan diri. Eden han

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD