35

1625 Words

Sejak mencapai kesepakatan dengan Ferdinan, Fatma tidak beranjak sedikit pun dari meja kerjanya. Dia harus menyelesaikan menyusun jadwal kerja Ferdinan. Janjinya memang hanya jadwal kerja selama satu bulan, namun Fatma menambahkan targetnya menjadi dua bulan jika dia sanggup. Setidaknya itu bisa jadi kompensasi dan juga rasa terimakasihnya untuk Ferdinan yang bisa memaklumi permintaannya yang melanggar aturan. Dia tidak akan bisa bertahan dalam satu bulan ke depan dengan perasaannya yang kosong seperti sekarang. Terlebih konsentrasinya akan pecah karena perasaan yang dia punya untuk Ferdinan. Gerakan tangannya yang sejak tadi tidak berhenti, terhenti saat pintu di depannya terbuka. Di Sana Ferdinan keluar dari ruangannya dengan setelan jas yang lengkap dan juga rapi. Pria itu menatapnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD