60

1718 Words

Pagi menyapa Surabaya dengan semburat emas yang memantul di badan pesawat jet pribadi milik keluarga Gunawan yang terparkir gagah di apron pribadi Bandara Juanda. Pesawat itu, simbol kemewahan dari garis keturunan Mami Kalia, sudah siap menerbangkan tim ELVARÉ menuju Tokyo. Sena berdiri di samping tangga pesawat, namun langkahnya tertahan. Ia mengenakan setelan travel chic berwarna krem yang senada dengan rambut pirangnya yang dikuncir kuda rendah. Di depannya, Dialta berdiri tegap dengan setelan jas abu-abu gelap, kembali ke mode CEO MHS Holding yang sangat berpengaruh. Namun, sorot mata Dialta tidak bisa berbohong—pria itu sama sekali tidak rela melepaskan istrinya pergi sendirian. "Mas, sudah ya pelukannya? Raline sama Anggi sudah naik dari tadi, malu dilihatin kru pesawat," bisik Se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD