Gadis itu sangat cantik. Terlalu cantik. Lebih dari cantik. Selama tiga puluh tujuh tahun Jesse hidup, ia tidak pernah melihat gadis semenawan itu. Bahkan tidak dengan Chassidy yang dulu dianggapnya sebagai gadis tercantik di seluruh dunia. Tidak, kecantikan Chassidy tidak ada seperdelapan dari kecantikan gadis itu. Salah. Seperdelapan bahkan masih terlalu banyak. Apa yang terpancar dari wajah itu benar-benar menghangatkan hati siapa saja yang melihat. Parasnya menawan, senyumnya cemerlang, dan tutur katanya lemah lembut. Aura kecantikan murni benar-benar terpancar dari gadis itu. Jesse yakin ia tidak akan pernah menemukan gadis seperti itu lagi sampai ia mati nanti. Adinda. Nama yang aneh dan terdengar asing di daerah tempatnya tinggal, atau mungkin di seluruh penjuru Amerika. Itu bukan

