aku tidak takut

1410 Words
SEPULANG SEKOLAH "huuuuhh..."ecrylia mencoba untuk tenang pada akhirnya, novia aneh itu tiba-tiba panik dan pergi, dan berkat dia aku jadi dikerumuni semua orang karena sihir ilusi milik dia hancur, padahal aku tidak ingin menunjukkan senyumanku..., "itu...,guru" ecrylia melihat enoms dari kejauhan dan segera menghampirinya (enoms terlihat lebih lesu dari pada yang tadi) "guru, apa terjadi sesuatu?" ecrylia berada disamping enoms (enoms yang melihat ecrylia mendadak wajahnya menjadi segar) "tidak terjadi apa-apa, aku hanya sedih nih, harus berpisah dengan kalian" enoms menunjukkan kesedihannya "oh..." (ecrylia berfikir sejenak) "yang tadi itu, guru berbohong bukan?" ecrylia bersuara kecil "eh? apa maksudmu" enoms terlihat panik "guru berbohong ingin mengunjungi seseorang bukan," "ukh, aku ketahuan, tapi dari mana kamu tahu?"enoms heran "yah, hanya firasat, mungkin aku bisa mendeteksi kebohongan seseorang"ecrylia dengan wajah pamer "ha...,hahaha, bercandamu bisa juga" kesedihan enoms sedikit menghilang "oh ya,"ecrylia sedikit kesal padahal aku tidak bercanda, tapi karena itu menghiburmu maka itu tidak apalah..., "tapi guru, apa semua ini perbuatan tuan muda," (enoms terdiam) "jadi benar yah" ecrylia sudah menduganya mereka ini berteman, tapi kenapa begini yah..., apakah hubungan mereka ini tidak sebaik yang kupikirkan, "tadi itu adalah pertama kalinya aku melihat reymond sedih jadi...,aku merasa bersalah karena tak bisa membantunya,apalagi menghiburnya"enoms menjelaskan dengan wajah sedihnya kutarik kata-kataku...,mereka ini the real best friend forever "begitu yah, jadi kenapa dia sedih" ecrylia wajah datar (enoms diam sejenak) "penyakit aneh putra pertama keluarga victoms semakin memburuk" "tuan muda pertama?!"ecrylia terkejut kabarnya putra pertama atau kakanya reymond, sudah memiliki penyakit misterius, belum dipastikan penyakit itu bisa sembuh atau tidak, tapi bisa dipastikan kalau putra pertama bisa mati jika dibiarkan, ini sangat buruk..., "jadi reymond, mendatangi guru untuk minta dihibur?" "tidak, dia datang karena ingin mengurus sesuatu, tapi karena aku menanyakan kondisi kakaknya, dia jadi sedih" enoms tersenyum "..., jadi untuk apa pembicaraan kita ini?"ecrylia kesal "kenangan terakhir dong, tidakkah kau ingin mengucapkan selamat tinggal" "anda hanya pergi selama 3 bulan, bukan pergi selamanya"ecrylia semakin kesal "meskipun begitu...," enoms tersenyum "ECRYLIA!!!!" teriakan maut dari kejauhan (teman baru ecrylia sedang menunggunya dari kejauhan,) "ya, aku akan segera kesana" jawab ecrylia "kau tidak akan merindukanku bukan ecry"enoms menatap ecrylia dengan tatapan sedih "sebaliknya,mungkin guru yang akan merindukanku" ecrylia tersenyum lebar (ecrylia segera berjalan pergi menuju temannya) "ecry..."enoms bengong "jangan sedih guru,mungkin aku akan mengunjungi guru sekali kali"ecrylia menjauh "oh,ok"enoms senyum (enoms berbalik dan pergi) maaf guru bukannya aku tidak peka, tapi aku tahu guru menyayangiku... tapi kenapa juga aku harus menyayangi guru juga, hanya tiga bulan...,kenapa harus se drama ini sih... tunggu..., (ecrylia baru menyadari banyak sekali yang menatapinya) sejak kapan mereka menatapku..., bodoh aku, kenapa aku malah berbicara dengan enoms didepan umum, seharusnya aku mengajaknya tadi, bodoh,bodoh,bodoh, aku sungguh bodoh (ecrylia menutup wajahnya dan segera pergi ke tempat teman-temannya memanggil) mereka semua pasti sudah menatapku sejak awal, "apa aku membuat kalian menuggu sangat lama?" ecrylia sedikit gugup "tidak kok,malah kamu makin lama makin bagus"luna yang menjawab "bodoh!"teman gadisnya memukul kepala luna "aduh," luna memegang kepalanya ada 5 orang yang ikut jalan-jalan disini aku, luna ,yaula,lusi,dan serya mereka kecuali luna sudah memperkenalkan diri selama dikelas, "sudah jam berapa ini, ayo pergi" serya menarik ecrylia "ya"ecrylia senang "hei,tunggu..."luna ikut memegang tangan ecrylia sedangkan lusi dan youla hanya membatu "malah terlihat seperti drama adik kakak yah"lusi membisik serya youla (ecrylia menatap mereka) "siapa kau, nafasmu bau" youla memukul lusi dan lari (lusi mengejar youla) mereka ini lucu juga, (ecrylia tertawa kecil) HALTE BUS (serya membuka catatan) "baiklah semua, jadi hari ini kita tidak bisa sebarangan"serya bersuara tegas (semuanya melihat catatan itu) "oh,apakah itu peta"luna menunjuk "panjang sekali, dari kapan kau mempersiapkan ini?" youla menaikkan alisnya "sejak kita berteman dengan bintang baru dong" serya merasa bangga (bintang baru adalah ecrylia) "jadi kamu begadang, hebat sekali"ecrylia pura-pura kagum "ehem...ehem, biasa saja,aku tidak hebat kok"serya malu (semuanya hanya menatap datar pada serya) dia ini cukup lemah juga pada pujian, padahal aku pikir mereka ini akan sangat serius karena memiliki teman baru ternyata mereka cukup santai... seperti seseorang "ehem, baiklah kalian para b***k-budak hari ini aku akan memberi tahu kalian jadwalnya...." (serya membaca seluruh catatan itu dan menutupnya, dan mereka berlimapun pergi menaiki bus hingga sampai tujuan) mall "ayo berbelanja!!!"serya pergi dengan semangat "hey bocah!!jangan sembarangan berkeliharan sembarang! hei!!" (ecrylia bengong) jadi jadwalnya saat siang ini kami pergi ke mall, sore hari kamu akan ke kepantai untuk melihat sanset dan malam pergi ke bioskop untuk menonton film horror,katanya ini jadwal yang padat, tapu mereka ini sangat santai sampai akupun jadi tidak tenang, em,sudahlah nanti juga biasa (tiba-tiba pikiran ecrylia berubah) itu tidak akan terjadi lagi, sekarang, yang kuhawatirkan hanyalah... diriku yang tidak memiliki keistimewaan apapun, apakah mereka akan meninggalkanku jika aku orang yang tidak seru apa yang harus kulakukan? [ecrylia tidak pernah jalan-jalan bersama orang asing sebelumnya,dia hanya takut ditinggalkan karena trauma yang pernah dialaminya,dan pikirannya saat ini sangat campur aduk] "he!i, si pendiam disana, apa kau ingin ketinggalan!!"serya dan lainnya sudah jauh (ecrylia terkejut) "eh? hah?!tunggu aku"ecrylia mengejar mereka kuharap semua baik-baik saja deh..., aku tidak takut [sebenarnya ecrylia takut kalau dirinya akan ditinggal teman-temannya karena dia dia itu sangat ketinggalan zaman dan sangat kaku] (merekapun jalan-jalan diseluruh mall dan membeli apa yang bisa mereka beli dan setelah itu merekapun pergi kepantai sebelum malam) PANTAI "serya kau yakin akan ada sanset,sangat banyak awan disini" luna bertanya "hm,kupikir kita harus ke lautnya untuk melihat sanset itu"serya berfikir (semuanya hanya diam sambil menatap serya) "ukh, mungkin kita datang bukan di waktunya hehehe"serya mulai gelisah "hmm,mungkin kita harus menunggu"ecrylia mancoba membaikkan suasananya "yah,menunggu itu bukan masalah, ayo kita ngemil saja disini"youla membentangkan karpet (mereka pun bersantai dipinggir pantai dan mengobrol ringan) "omong-omong ecrylia,bukankah tadi kamu mengobrol dengan guru enoms,apa yang kalian bicarakan?"youla tiba-tiba bertanya "ah, itu...umm,kami hanya..."ecrylia tiba-tiba gagap "hmm...apa itu" lusi bersemangat (semuanya menatap ecrylia dengan mata yang bersinar-sinar) tidak mungkin aku jujur saat ini bukan (ecrylia ragu) "ukh, itu...aku hanya bertanya pada guru, siapa yang dia kunjungi sampai-sampai dia harus pergi selama itu haha" ecrylia panik (mendadak suasananya jadi suram) "eh?kenapa?"ecrylia semakin panik "apa yang kamu katakan tidak salah,siapa yang dikunjungi guru sampai dia harus meninggalkan kita," serya terlihat murung ya ampun...lihat ini, cemburu,sedih dan tidak berdaya menjadi satu, haa...,tidak peduli sejauh mana diriku pergi,pada akhirnya aura mereka berdua tidak akan pernah berhenti menghantuiku, idola sialan kalian! (ecrylia menghela nafas) "huuhh, meskipun guru enoms akan pergi lama dia pasti akan berkunjung sesekali,karena kita itu adalah murid kesayangannya, jadi kita juga tidak punya alasan untuk sedih karena pada akhirnya dia akan kembali lagi setelah meninggalkan kita" ecrylia mencoba menghibur mereka (semua pada bengong dan saling menatap) huh?apa kata-kataku ada yang salah lagi,bagaimana ini? (semuanya tiba-tiba senyum) "tidak salah kalau kami memilihmu ecry, nanti malam kita tidak usah menonton, ayo kita minum-minum, aku yang bandarin!"serya dengan penuh semangat [sebagai tambahan,serya itu takut film horor] "ide bagus,sudah lama aku tidak minum-minum"luna senang tunggu, "karena serya yang bandarin, ayo kita minum banyak-banyak"youla dengan senyum seringainya mereka?minum-minum? "hah?! dasar!"serya kesal (ecrylia bengong) aku bahkan tidak pernah minum-minum itu sebelumnya,apakah aku harus mengatakannya "hei, itu..."ecrylia malu-malu "hm? ada apa ecrylia"luna menatap ecrylia "itu...,a-aku sebenarnya tidak pernah minum alkohol apa tidak apa"ecrylia berusaha untuk membuka dirinya (mendadak semua menatap ecrylia) ukh...,yang terjadi maka terjadilah, (luna menyadari kalau tangan ecrylia gemetar) "tidak apa!"luna memegang tangan ecrylia yang gemetar dan senyum (ecrylia terkejut) "itu bukan masalah,malahan itu bagus, karena kami bisa melihat ecrylia pertama kalinya minum minum"luna terlihat semakin semangat "itu benar, semuanya tidak masalah karena kami menyukaimu" lusi merangkul ecrylia "menyukaiku" wajah ecrylia sedih "ecrylia menghadapi lena dan kepala sekolah dengan berani seperti itu, siapa yang tidak terkejut"youla berdiri "benar,meskipun pada akhirnya guru membantu,tapi...,jika aku berada diposisimu aku mungkin akan menangis,karena dijebak didepan umum itu sangat tidak menenangkan"serya menatap ecrylia dengan sedih (ecrylia menangis tanpa ia sadari) padahal aku takut... "hiks,te-terima kasih...,hiks"ecrylia terus menghapus-hapus air matanya tanpa henti aku ingin teriak, dan mengatakan kepada semua orang kalau aku takut...,tapi "yup,mulai sekarang kita teman yang tidak akan terpisah, kau mengerti" luna memeluk ecrylia ternyata,aku tidak perlu teriak...,mereka yang ada didekatku sudah tahu...,kalau aku sudah takut (ecrylia terus menangis tanpa henti, mereka yang tidak tahu cara membuat ecrylia berhenti menangis,mereka terus menghiburnya) [sebagai tambahan, sanset yang mereka dambakan sudah muncul namun, mereka melewatinya,dan hal itu membuat luna dan youla ikutan menangis, karena ecrylia merasa bersalah, dia berhenti menangis dan mencoba menghibur luna dan youla dengan hal lain]
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD