bunga langka muncul disekolah

1402 Words
SEKOLAH "ukh..." ecrylia memeluk tasnya (ecrylia berpindah tempat ke sebelah gerbang sekolah tanpa ada yang menyadarinya) ecrylia terbengong sesaat "apa ini, sebelah gerbang?"ecrylia melihat sekelilingnya memang bagus cepat datang sih...,tapi apa tidak ada yang melihatku "ah...,ecrylia!!! " seorang gadis memanggil dan mendekat "oh,kamu..."ecrylia menoleh ke belakang "hihi,namaku luna, aku yang mengajakmu pergi jalan-jalan kemarin" "oh, kamu ya, pantas tidak asing" ecrylia senyum kupikir itu hanya terjadi sekali...,kenapa aku menjadi tersenyum didepan orang asing yah, padahal aku sudah bertekad jangan-jangan selama ini aku sangat kesepian, padahal aku sudah punya novia "haha, maaf aku mengajakmu tanpa mengenalkan diriku, nah ayo masuk" luna menarik tangan ecrylia "eh, baiklah" ecrylia mengikuti kata luna memang benar aku kesepian,padahal ditarik seperti ini sudah biasa,tapi kenapa aku sangat senang yah, "hei lihat bukankah itu putra kedua keluarga kaya itu!" putra kedua??keluarga kaya?? ecrylia berhenti dan melihat ke arah wanita itu menunjuk "ukh!!"ecrylia terkejut "kyaaak...manis sekali" "bahkan guru enoms berada disana" "waahh!!!mereka benar-benar bunga untuk cuci mata" semua murid heboh kenapa lagi dia datang kesini?! bahkan tanpa menyamar, apa karena pertunjukkan itu? atau jangan jangan,dia curiga kenapa tiba-tiba mengembalikan hadiahnya padaku? AKH!!!!MATILAH KAU ECRYLIA!!!(teriakan hati) "wah...,jadi tuan muda reymond datang kesekolah yah, hari ini pasti akan merepotkan deh,ditambah lagi dia sedang berduaan dengan guru enoms tuh" luna terlihat jengkel "merepotkan?kau tidak menyukai mereka?"ecrylia mata berbinar-binar "suka sih, tapi aku percaya tidak akan bisa meraih mereka, jadi untuk apa aku heboh,?ditambah lagi karena 98% wanita disekolah ini menyukai mereka pasti, akan sangat merepotkan karena mereka akan membuat 1 dari 100 untuk idolanya...,dan aku hari ini memiliki giliran membersihkan kelas pasti akan mati karena kertas berada dimana mana,huuuuhh...nasib" luna terlihat kesal tapi tak bisa melakukan apa apa "huh? 1 dari 100??" ecrylia bingung "hm?...pfft...hahahah ecry kamu itu sangat baik dan kuat tapi aslinya kamu sungguh polos yah,bagaimana kamu tidak tahu" luna terbahak bahak "mmm?"ecrylia hanya tersenyum dan tidak bisa berkata- kata "oh, aku akan menceritakannya saat dikelas, karena aku ada urusan aku pergi dulu~dadah" luna berlari "huh...,baik"ecrylia melambaikan tangannya (luna menghilang dari mata ecrylia kurang dari 5 detik) ecrylia terbengong aku ditinggal sendiri..., dan juga kami satu kelas?kenapa aku tidak tahu? "haaaah,sekarang banyak hal yang diluar dugaanku" ecrylia tanpa sadar melihat keatas dan menyadari kalau reymond melihatnya ukh! apa mereka itu mengawasiku? reymond yang kontak mata dengan ecrylia melambaikan tangannya dan tersenyum "eh? kepada siapa tuan muda melambaikan tangannya" "apakahada pacarnya disini?" "tunggu, bukankah arah itu ke arah ecrylia" semua orang menatap ecrylia dengan panas gawat...,aku harus pergi dari sini, yang benar saja jika kau marah reymond sialan..., ecrylia segera berjalan cepat memasuki sekolahnya, reymond yang melihatnya pergi hanya bisa tersenyum DIKELAS huuuhhh...,siapa sangka, reymond memberikan bencana padaku, seluruh murid memperhatikan ecrylia ukh...,mereka bahkan tidak berhenti menatapku, apa aku ini sebuah barang langka yang harus dilihat, "haah,benar-benar bencana deh" ecrylia menutup mukanya di mejanya kuharap tidak ada lagi masalah setelah ini, "apanya bencana?" luna yang duduk disebelah ecrylia "HAAHH?!" ecrylia terkejut "Sejak kapan kau disini? kau mengejutkanku luna..." "huh? aku dari tadi disini, hanya saja kau yang tidak menyadarinya" luna terlihat gelisah "begitukah? lalu kenapa tidak memanggil namaku?" "aku ingin melakukannya sih, tapi tadi itu kau terlihat banyak sekali pikiran, jadi aku takut mengganggu pikiranmu" "oh,hehe...jika kau ingin memanggilku panggil saja, aku tidak terganggu" "eh...,benarkah?" "yah, lagipula aku tidak banyak pikiran,aku hanya selalu melamun"ecrylia senyum "hee...muka mu saat melamun unik juga"luna terlihat sangat senang menyenangkan juga rasanya berteman, "jadi~luna apa itu 1 dari 100" ecrylia mendekat "oh~benar juga, jadi...itu adalah..." luna dan ecrylia terus mengobrol hingga bel berbunyi "kira-kira guru enoms datang tidak ya?" luna terus menatap pintu "tentu saja dia datang," ecrylia ikutan menatap pintu dia harus datang, jika guru tidak datang reymond pasti akan menggantikannya, aku tidak mengerti kenapa itu bisa terjadi,tapi punya uang punya dunia itu kataku, "omong-omong guru datang sedikit terlambat hari ini" ecrylia gumam "wajar saja, jika tuan muda datang guru pasti akan sibuk" "benar sih..." tak lama kemudian "pagi semua, maaf aku terlambat yah~" enoms datang dengan wajah yang lesu "ha??" ecrylia terkejut dengan wajah enoms guru itu pria yang ceria aku tidak pernah melihat dirinya selesu itu, apa ini perbuatan reymond?? "guru, wajah anda tidak biasa, apa karena tuan reymond datang?" seorang murid didepan ecrylia berdiri dan bertanya "pertanyaan yang bagus, tapi sayangnya tidak," enoms tetap tersenyum ukh.... ecrylia merinding "lalu, apa gaji guru dipotong?" murid di depan enoms yang bertanya "salah," enoms duduk di tempatnya "eh~lalu apa dong?" "beritahu kami guru" murid lain merasa bingung "haaah...,mulai besok dan sampai bulan depat guru tidak bisa bertemu kalian lagi" enoms dengan wajah sedihnya "HAAAAH?!" semua murid terkejut "kenapa guru pergi??" "jangan tinggalin kami dong~" "kami akan mati nih~" semua murid pada heboh guru yang itu pergi?? pasti ada yang terjadi, "jangan sedih, lagi pula aku pergi hanya hanya 3 bulan"enoms menenangkan muridnya semua murid tenang "tapi kenapa guru??" luna terlihat gelisah "itu....karena....,ada seseorang yang ingin guru kunjungi di kampung halaman" "apa orang itu sangat berharga?" ecrylia mengangkat tangannya awalnya semua orang terkejut,bahkan termasuk enoms, karena ecrylia adalah anak pendiam dan selalu menyendiri, bahkan jika ada sesuatu yang penting dia tetap diam dan tenang tapi karena enoms lebih penting semua orang melupakan itu "yaaahh...,benar dia berharga" enoms mencoba untuk tenang "lalu,siapa yang akan mengajarkan kami?" luna bertanya lagi "oh...itu,kalian akan tahu besok," enoms senyum lebar "..." semua murid diam "yah, karena hari ini hari terakhir, kita tidak akan belajar hari ini"enoms bangkit dari bangkunya "YEAYY!!!"semua murid menjadi senang "hari terakhir"katanya, guru yang itu tidak mungkin tidak akan kembalikan ecrylia senyum heran "yah, jadi apa yang ingin kalian lakukan hari ini" tiba-tiba para murid mengambil bangku mereka dan duduk mengelilingi enoms yang berdiri dan kebingungan "kami memiliki banyaaak sekali pertanyaan," "guru kami akan mewancarai mu!" semua murid sedang berisik mengelilingi enoms, kecuali ecrylia yang sama sekali tidak tertarik, enoms yang tahu itu menatap ecrylia dengan tatapan berharap kalau ecrylia jiga ikutan, ecrylia yang tahu itu berpaling ke jendela,karena malas toh...,untuk apa aku peduli ecrylia melihat gerbang depan melalui jendela kelasnya eh...itu...reymond? ecrylia melihat reymond di depan gerbang yang akan pulang jarang sekali dia pupang secepat ini,apa terjadi sesuatu? biasanya dia akan menungguku sampai waktu istirahat datang,tapi hari ini dia bahkan tidak berhadapan denganku, yah...,itu memang hal yang bagus, tapi juga mencurigakan... reymod yang ingin menaikin mobilnya tiba-tiba menoleh kebelakang dan melihat keatas reymond dan ecrylia berkontak mata "mela" reymond terkejut "ukh, hai" ecrylia melambaikan tanganya dengan wajah panik tidak... kenapa aku panik? melihat ecrylia yang melambai ke arah reymond, dia tersenyum dan mengatakan sesuatu dengan bahasa mulutnya "tunggulah aku" katanya "hah???" ecrylia terkejut emang dia akan pergi kemana? pria ini semakin aneh deh... setelah itu reymond pergi "???, apa sih?" ecrylia kebingungan jika aku tidak salah apa ini tentang kakak pertamanya?? rumornya ada terjadi sesuatu padanya,apakah karena itu dia pergi... tunggu dia pergi... "itu hal yang bagus dong" ecrylia berkata dengan semangat "hal bagus, apa itu?" tiba-tiba suara di sampingnya "gaaahh!!"ecrylia terkejut itu adalah novia yang sedang bersantai dalam bentuk kucing di pohon dekat jendela dimana itu dekat dengan bangku ecrylia semua orang yang dikelas tidak mendengar suara ecrylia yang terkejut karena sedang heboh "hei!! kucing gila,tidak bisakah kau jangan selalu mengejutkanku!"ecrylia marah tapi menggunakan suara kecil "justru kaulah yang mengejutkanku,bukankah dari tadi kau menatap tuan muda itu, apa kau..." "omong kosong itu tidak akan terjadi" ecrylia langsung memotong kata kata novia "begitu ya"novia berpaling "omong kosong,"novia bergumam kecil "hei!"ecrylia mendengar omongan novia "aku bercanda"novia menjilat tangannya ecrylia menatap tajam novia novia mengabaikannya "omong-omong kenapa kau berada disini,bukankah kau seharusnya malas-malasan dirumah" "kau pikir aku apa!, aku...hanya ingin melihatmu disekolah" "apa itu artinya kau merindukanku?"ecrylia merasa aneh "tentu saja...,tidak!" novia teriak "tunggu,kenapa tidak seorangpun yang mendengar kita"ecrylia melihat kerumunan itu "tenang saja, aku membuat sihir ilusi kalau kau sedang tidur"novia terlihat bangga "oh,begitu yah"ecrylia terlihat kagum "haa...,sebenarnya,aku melihat setiap kali kau pulang dari tempat ini,ekspresimu selalu berubah,3 minggu yang lalu kau terlihat suram ,1 minggu kemudian kau terlihat sedih, lalu 2 hari yang lalu kau terlihat senang, dan kemarin, kau terlihat sangat bahagia,jadi...aku penasaran"novia menjelaskan ecrylia bengong "jadi selama ini aku begitu..." ecrylia terlihat syok jadi selama ini novia selalu memperhatikanku dengan wajah datar itu, dan karena aku berubah dia menunjukan kekhawatirannya sekarang anak ini manis juga... "novia,"ecrylia memanggil "hm?"novia merasa aneh "terima kasih...,kau yang terbaik" ecrylia tersenyum cantik novia yang melihat itu terkejut dan sihir ilusinya tiba-tiba hancur, dan semua orang terpesona melihat ecrylia yang tersenyum tapi enoms hanya terkejut
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD