PULANG SEKOLAH
pada akhirnya reymond yang sedang kesal menyeret guru yang sedang bertekad makan siang bersamaku
kenapa reymond marah ya...
kami kan hanya mengobrol ringan...
apa karena ada yang salah dengan pertunjukkan itu?
atau...
tidak, tidak mungkin yang itu,
mustahil reymond seperti itu
"hei...!ecrylia!" suara dari belakang ecrylia
" ? " menoleh ke belakang
sekelompok gadis menghampiri ecrylia
huh...apa mereka disini untuk memarahiku?
"kami minta maaf..." semua menunduk
(ecrylia terkejut)
"eh..ah..ke...kenapa?"bingung
"padahal tadi kamu sedang dijebak...tapi kami malah menghinamu dari belakang"
"ya...kami juga minta maaf karena tidak bisa membantu"
ini perasaan yang sangat asing...
pertama kalinya aku diperlakukan seperti ini
karena aku sangat suka menyendiri...
aku jadi tidak memunyai teman...
jujur setelah kejadian tentang pria breng**k dan lena itu...semua orang memusuhiku...dan aku selalu diganggu di situasi manapun
aku jadi sangat tidak percaya diri untuk berteman lagi...bahkan aku sangat takut
bohong aku baik baik saja....
sejak pindah sekolah aku jadi sangat trauma memiliki seseorang disisiku
aku bahkan selalu menghindari orang yang berusaha mendekatiku...
yah...aku sangat bodoh.,karena tak bisa melupakan masa lalu ku,
tapi...
ntah kenapa saat ini aku malah kepikiran novia...anak itu racun yah?
"itu tidak masalah,toh itu sudah lewat"ecrylia tersenyum sangat lebar
ah...bahkan tanpa sadar aku tersenyum
"ya ampun!"
" ? "^-^
"ecrylia,anda cantik sekali"
"hah?" kebingunan tapi tetap tersenyum
"nona ecrylia!" salah satu dari mereka memegang tangan ecrylia
huh......nona???
"maukah...kamu jalan jalan bersama kami besok!" mata gadis itu bersinar-sinar
"ummm...itu" sedikit bingung
apakah ini tidak masalah?
aku jadi sangat gelisah,
aku ingin menerima mereka, aku ingin berteman tapi...,aku takut
(tiba tiba ecrylia mendengar bisikan)
"bukankah sudah saatnya menerima hal baru??"bisikan itu
hah? siapa?
(ecrylia menolah kesana dan kesini, gadis yang di depannya bingung
"terimalah,kau membutuhkan teman dan teman membutuhkanmu, dan apakah kau akan seperti ini selamanya?"bisikan itu menjauh dan menghilang
suaranya menghilang...dia siapa??
tapi..., dia benar tidak mungkin aku akan seperti ini,
apakah selama ini aku selalu mengharapkan kata kata itu?
(ecrylia melamun
"ecry,ikut kami ya..." gadis itu semakin memelas
"uh...ummm,baiklah...aku akan ikut kalian..."ecrylia sadar
"yeeaay! kita bertemu di jalan xxxx xx besok pulang sekolah yah..."sekelompok gadis itu pergi dan berlambai
"dia anak yang cantik dan hangat ya"
"kenapa sih...lena melakukan hal seperti itu"
"benar...dia bahkan..."
(sekelompok gadis itu berbisik bisik)
ecrylia melihat gadia yang membantu membepanya tadi dan segera pergi menyapa gadis yang akan segera pergi
"tu...tunggu" ecrylia berlari
(gadis yang akan berangkat itu langsung mengenali ecrylia dan menurunkan kaca mobilnya)
"oh...kau,ecrylia ya" gadis itu senyum
"iya...itu...terima kasih karena sudah membantuku tadi" menunduk
"oh...itu bukan apa-apa,toh aku memang harus melakukannya" anak itu sedikit gagap
" harus melakukannya?? mengapa?"
"hihi...mungkin kamu harus memperhatikan sekitar kamu ecrylia,dan juga apakah salah aku ingin beteman denganmu?" anak itu tersenyum lebar
mata ecrylia melebar
"ah..." bengong
teman yah...
"selain itu.... lena pantas mendapatkannya..."
"huh?"
"adikku...adalah korban perbuatan lena...sebagai kakak aku harus membalasnya..."
"aku iri...kamu pasti kakak yang hebat"
"!!!...ya" pipi gadis itu memerah
"ecrylia...kuharap kita bisa menjadi dekat"suara gadis itu menjadi lebih lembut
"ah...baik"
[entah kenapa ecrylia selalu gagap ketika mendengar kata "teman"]
"dan salam kenal, namaku kimina..."
"oh...ya salam kenal ya haha..."ecrylia senyum sangat lebar
(gadis itu terbengong lalu tersenyum)
setelah itu kimina pamitan lalu pergi
sulit dipercaya aku bisa mendapatkan banyak teman sebanyak ini dalam waktu singkat...
syukurlah...perubahanku bisa membuat semuanya tidak sulit...
besok adalah hari pertama aku jalan-jalan bersama teman baruku...
aku tidak sabar...
tapi apa benar akan baik-baik saja?
(ecrylia tiba-tiba takut)
DI RUMAH
"=_=" ecrylia terkejut
kenapa banyak sekali kotak hadiah dirumahku?
"oh...kau pulang...selamat datang"novia yang sedang bersantai di atas kotak hadiah dengan wujud kucing
" a...apa-apan ini..."ecrylia bingung
"aku tidak tahu apa yang terjadi disekolahmu...tapi jangan terkejut,ini hadiah dari tuan mudamu"
"reymond..." bingung
apa ini bencana?
atau...dia sangat menikmati pertunjukkan ku....?
"haaaa..."
sudahlah...ini bukan pertama kalinya
ecrylia berbaring di sofa
"apa harimu menyenangkan?"novia mendekat
"ya...sangat menyenangkan,aku bahkan mendapatkan teman yang baik...dan besok aku akan jalan jalan sepulang...,sekolah,aku...sangat se...nang"ecrylia tertidur
"hei...setidaknya mandi dulu sebelum tidur...."novia berubah ke wujud manusia
(ecrylia tidak respon)
"huh....jadi selama ini kau menginginkan teman yah,dasar kekanakan"novia memainkan rambut ecrylia
padahal dulu kau sangat dewasa...
tidak peduli pada sekitar dan hanya peduli pada temanmu yang sangat merepotkan
padahal kau sebegitunya kesepian,
kenapa aku tidak tahu
dasar tidak berguna...(novia)
novia menatap ecrylia dengan sangat dalam
"ecrylia..."novia bengong
akan kupastikan kau
akan selalu bahagia dikehidupan ini
akan kupastikan!
novia memegang tangan ecrylia dan menaruhnya dipipi nya...
mungkin masih ada yang ku tidak ketahui
aku harus mencarinya besok,
(ecrylia membuat wajah yang menyeramkan)
MALAM HARI
ecrylia menyuruh novia untuk membeli cemilan di toko
RUANG TAMU
SEKARANG...apa yang harus kulakukan?
hadiah reymond ini berjumlah sangat banyak dan baru setengah yang kubuka
apa kukembalikan saja ya...sisanya
tidak...jika aku mengembalikannya,dia pasti akan marah tuh
ecrylia menghela nafas
tapi bagaimana membukanya dalam jumlah banyak begini
pasti memakan banyak waktu
reymond pasti tahu aku akan menolak dan mengembalikannya lagi jika hadiahnya sedikit
huff....lebih baik aku menaruhnya dulu besok kubuka
ecrylia memindahkan seluruh hadiah itu satu-satu ke kamar
DIKAMAR
"hm..."
ecrylia mengangkat kotak kecil
ini kecil dan ringan kira kira isinya apa ya...
(ecrylia membuka kotak hadiah itu)
"wah....cantiknya" ecrylia menemukan sebuah kalung
"cantik ya...."suara disamping telinga ecrylia
"GAHH!!..." ecrylia terkejut dan menoleh ke belakangnya
novia yang wajah datar berada dibelakangnya...
"sejak kapan kau kembali?dan bisakah kau MENGETUK PINTU!"
"yah...maaf" novia datar...
anak ini...#%#&^^@^
"warna permata dikalung itu sangat mirip dengan warna matamu....dia pasti memilih ini sendiri" novia dengan mata tajam
"ya...kau benar"ecrylia baru menyadarinya
"apa kau suka itu" novia duduk disebelah ecrylia
"aku suka...tapi aku tidak pantas menerimanya"
"lalu mau dikembalikan"
"jika ingin....bagaimana cara mengembalikan sebanyak ini?"
"aku kan bukan manusia,ini mudah"
benar...bagiku novia adalah segalanya
dia selalu bisa diandalkan dalam situasi apapun
"baiklah tolong kembalikan saja ini dan itu...lalu sisanya biarkan saja" menunjuk
"ini dan itu...oh...bolehkah ini untukku?"novia mengambil kotak berisi permata berwarna merah
"boleh...tapi kenapa kau ingin itu"
"warna permata ini...mengingatkan aku dengan seseorang"novia tersenyum
"oh" bengong
kalau dipikir pikir lagi...novia tidak pernah menceritakan masa lalunya padaku
kenapa ya??...
(ecrylia terus melihat novia yang terus menatap permatanya)
apa perlu kutanya?
"siapa..yang kau maksud itu?"
novia melirik ecrylia lalu melihat permata itu lagi
"bisa dikatakan dia itu seorang kakak(laki-laki),dia selalu melakukan hal yang tidak terduga...hingga akhirnya dia sudah pergi sangat jauh" novia menatap permata itu dengan sedih dan senyum
sangat jarang aku melihat novia memiliki ekspresi ini...
"ah...maaf"
"kenapa kau minta maaf...seharusnya aku yang salah...karena tidak bisa menjaganya dengan baik" novia melihat ecrylia
"bukankah dia mati karena takdir,kenapa kau bersalah dan juga novia,seharusnya kau bangga karena memiliki seorang kakak...,tidak sepertiku"
(novia menatap ecrylia dengan mata yang sedih)
"benar...aku harus bangga,kakak adalah orang yang baik dan mati adalah pilihannya sendiri,"novia mendekati ecrylia
"terima kasih...kak ecry" novia memeluk ecrylia
ecrylia bengong...lalu membalas pelukannya
"ya~"
aku tidak tahu apa saja yang dialami novia...hingga dia sangat lengket seperti ini padaku
dan
dia yang memanggilku "kak" seperti ini bukankah ini kembali ke sikapnya saat pertama kali bertemu...
"omong-omong kenapa memanggiku kakak?bukankah umurmu sudah tua...hmmm...nenek~" senyum
"..." novia kembali datar
(setelah diam beberapa saat novia memukul ecrylia berulang tanpa henti)
bugh...bugh...
"hahaha...hei itu sakit"
bugh...bugh...
"bodoh!!bodoh!!"novia terlihat kesal namun dia tetap tersenyum
"aduh..."
LARUT MALAM
"uh...apa aku tertidur"ecrylia duduk
(ecrylia menoleh kanan dan kiri)
"aku haus"
saat ecrylia ingin bangkit...tangan novia menahannya di sebelah kiri
"oh....jadi kami berdua ketiduran yah"
setelah ecrylia memukulku berulang kali...dia terlihat lega
aku berfikir "apa aku hanya untuk pelampiasan amarah"
lalu tiba tiba aku tertidur
hmmm....ntahlah...mungkin aku sangat mengantuk
"ummhh..."novia mengerut keningnya
"apa kau bermimpi buruk?"
ecrylia mengelus kepalanya terus menerus
novia kembali tenang
mungkin alasan mengapa aku bisa melupakan masa lalu saat bersama novia...
mungkin dia yang kini bukan temanku...tapi
keluarga baruku
jadi aku selalu merasa aman bahkan tanpanya
"huh??hadiahnya" melihat sekeliling
jadi novia benar-benar mengembalikannya ya...
dalam waktu singkat...dia hebat sekali
ecrylia menatap novia
"imutnya~"
pasti dingin tidur dilantai
huuhh...kenapa aku bisa tertidur yah?
ecrylia bangkit dan menggendong novia pergi kekamar novia dan meletakkannya di kasurnya
dia cukup ringan...apa karena tubuhnya kecil
selain itu...
(ecrylia melihat seluruh kamar novia)
apa kamarnya benar benar sekosong ini?
besok saat pergi aku harus membeli sesuatu
(ecrylia menyelimuti novia dan ingin pergi)
"hoam" menguap
" eh..." ecrylia terkejut
(novia memegang tangan ecrylia dengan kuat dan menangis)
eh...eh...kenapa ini???
anak ini kenapa lagi...??=_=
haaaa...
novia cukup sulit ditebak
ecrylia duduk disebelah novia dan membelai kepalanya
"penyihir...penyihir...kemana kau pergi?
hujan...hujan kembali lagi~
pulang...pulang...jangan bersedih
disini aku menemanimu~
untuk~hari esok"ecrylia bernyanyi
(setelah ecrylia selesai bernyanyi novia menjadi tenang)
bagus...lagu ibu selalu membuat pendengarnya tenang
aku jadi merindukannya
ecrylia keluar dari kamar novia dan menuju kamarnya
dan tidur
aku rindu ibu
KENANGAN LAMA
saat ecrylia berumur 8 tahun
"penyihir...penyihir... kemana kau pergi?..."
ibu ecrylia sedang bernyanyi
"ibu...ibu.."
ecrylia kecil yang berbaring di tempat tidur segera duduk
"hm...ya sayang" ibu tersenyum
"kenapa harus penyihir??"
(ibu ecrylia diam sejenak)
"hihi...karena penyihir itu lebih hebat dan cantik dari seorang putri..." ibu membuat ecrylia berbaring
"benarkah..."mata ecrylia berbinar
"apa ecry ingin mendengar ceritanya"
"cerita! aku ingin...aku ingin!!!"
"baik..."