129 ya begitulah

1175 Words

Ponselku berdering ketika aku hampir merebahkan tubuh di pembaringan "Selamat malam, kamu lagi apa?" Dia menelpon dan menanyakan hal itu. "Selamat malam, mau tidur." "Soal siang tadi, maaf aku tidak bisa mengantarnya secara langsung dan formal, maafkan aku ya," ujarnya memaksudkan beberapa barang yang dia beli untuk seserahan, dia juga memintaku untuk memilih seperti apa kain dan corak yang kuinginkan lalu mengirim contoh perhiasan, tas dan sepatu untuk kupakai di hari akad nanti. "Gak apa- apa, aku belum mau tidur, kamu sendiri sedang apa?" "Gak ada, aku di rumah aja," balasnya. "Ya udah kalo gitu kamu tidur aja, aku juga mau tidurkan anak-anak dulu," balasku. "Ya udah, selamat istirahat aja, daaah." Kuletakkan ponsel di nakas dekat tempat tidur lalu merebahkan di kasur, namun ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD