Meringis

1049 Words

Aku terperanjat seketika mendapati Soraya telah terjatuh dan Mas Ikbal terlambat meraih tangannya sehingga ia berguling dari atas tangga hingga ke bawah dengan keras. "Astagfirullah," gumamku berkali-kali. "Mas tolong ... Aduh perutku ... Ah ... tolong," jeritnya. Soraya tersungkur keras dan di ubin tangga merembes cairan merah kental yang seketika membuatku terkesiap luar biasa. "Mas ikbal, istrimu!" Aku berteriak. Tapi aku bimbang mendekat, aku tak ingin orang-orang merasa bahwa aku telah mendorong Istri baru mas Ikbal itu lantaran rasa cemburu. "Mbak Jannah, bantu aku," ratapnya sambil mencengkeram ujung pakaian dan perutnya. Jujur saat itu melihatnya menjerit dan kesakitan, membuatku bingung dan tak tahu apa yang harus kulakukan. Mas ikbal segera berlari mengangkat Soraya dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD