Bismillahirrahmanirrahim. ❤️ ** Panggilan sidang kupenuhi dengan hati berdebar-debar tak menentu, entah mengapa aku merasa gugup menghadapi hari ini. Mungkin karena ini pengalaman pertama dan jujur aku cemas akan agendanya, aku khawatir sikap.Mas Ikbal di pertemuan mediasi membuat pengakuanku malah ditolak oleh pengadilan. "Bunda, Bunda mau kemana," tanya Raisa yang melihatku telah berdandan rapi. "Ada sedikit urusan, Nak." "Raisa mau ikut," pintanya. "Gak usah Sayang, Bunda cuma sebentar kok, nanti bunda bawain es krim kesukaan Raisa." "Bunda janji ya," ucapnya senang. "Iya, Sayang." Kupeluk dan kukecup keningnya. *** "Jadi anda tidak ingin bersama lagi Bu,"tanya salah satu petugas pengadilan yang mengawal agenda mediasi kami. Aku yang duduk berhadapan dengan Mas Ikbal serta em

