172 menjalani

1190 Words

"Om ada kenalan dan sudah lama jadi rekan bisnis, dia punya anak yang cukup baik untuk jadi calon menantu kita Bund," ucap Om Vicky ketika kami makan malam bersama. Aku, Rayan dan Ridwan saling lirik lalu saling menyunggingkan senyum. "Iya, Bund, kurasa kakak pantas untuk segera menikah," timpal Rayan. "Oh ya, sungguhkah, apa kau setuju dengan gagasan itu Raisa?" tanya Bunda sambil tertawa kecil. "Gak tahu, Bund, belum ada niat," jawabku sambil mengangkat bahu. Kunikmati beef teriyaki buatan bunda dengan taburan wijen di atasnya, selera makanku makin meningkat ditambah capcay pedas dan ayam panggang cabai. "Kurasa om Vicky benar, kamu sudah harus diperkenalkan dengan seseorang agar kau mendewasa jadi wanita sesungguhnya?" "Lho, apa aku terlihat seperti wanita palsu?" tanyaku terbel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD