Antara Mau Cuek dan Mau Dekat

1095 Words

“Hey… Megan udah tidur, beb? Gue boleh masuk nggak?” Tania menjulurkan kepalanya ke dalam kamar mertuanya, yang sementara ditempati Loli dan Megan sambil menunggu Ivan dan Nick selesai dengan urusan mereka. Loli melambai santai, lalu menepuk kasur empuk di depannya. “Sini, masuk.” panggilnya dengan senyum lebar. Tania melangkah masuk pelan, duduk hati‑hati agar tidak mengganggu Megan yang tertidur pulas dengan wajah damai. Matanya melembut menatap keponakan kesayangannya itu. “Kalian nginap aja deh, beb. Kasian loh, Megan udah nyaman banget tidurnya.” Loli mengangkat bahu, senyum nakal tersungging. “Nggak papa, beb. Gue sama Ivan lebih nyaman di hotel.” Tania langsung memutar bola matanya malas. “Honeymoon mulu kalian,” sindirnya sarkas. Loli tak kalah cepat nembak balik, matanya meny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD