Bandara Soekarno-Hatta. Andre merentangkan kedua tangannya lebar begitu turun dari pesawat. Terlalu bahagia karena sudah mendarat dengan selamat dan kembali ke tanah air tercinta. Andre menarik napas dalam, membaui aroma khas kepadatan Jakarta yang dia yakin sebentar lagi akan diradakannya. Bergegas Andre menuju bis yang akan membawanya ke bagian dalam bandara. Duduk di dekat pintu bis, Andre segera mengeluarkan ponsel dari saku jaketnya. Tergesa Andre menghidupkan ponsel, tak sabar untuk menghilubungi Vian dan memberitahu tunangannya itu kalau dia sudah tiba di Jakarta. Kemarin Andre meminta Vian untuk menjemputnya. Andre tidak tahu apakah Vian bisa atau tidak menjemputnya, Vian tidak membaca pesannya sampai saat Andre harus mematikan ponsel. Andre tersenyum saat ponselnya menyala. Me

