Ahli Dalam Menyakiti

1178 Words

"Tuan Muda, berhati-hatilah, tidak perlu lari seperti itu." Ben berlari memasuki mansion usai keluar dari mobil. Lily sudah memperingatinya untuk berhati-hati namun sepertinya anak itu tidak mau mendengarkannya. Ia terlihat sangat tidak sabar untuk segera menuju kamar apalagi setelah melihat mobil yang biasa dipakai ayahnya untuk bekerja sudah terparkir di depan perkarang mansion. Itu artinya ayahnya sudah pulang, tumben sekali sore begini sudah pulang. Sesampainya di kamar, ia langsung mengambil kanvas berukuran kecil yang terpajang di kamarnya. Ia tersneyum melihat lukisan di kanvas itu yang sudah selesai sempurna. Ia langsung membawanya keluar kamar. Tujuannya sekarang adalah mencari keberadaan ayahnya untuk memperlihatkan hasil lukisan itu pada ayahnya. Lily yang sudah tahu apa yang a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD