Tujuh Belas-Petaka Baru

1663 Words

Audrey berjalan masuk dan mendapati lampu rumahnya masih menyala. Suara televisi juga samar-samar masih terdengar. Gadis itu berjalan ke ruang tengah, mendapati Mama dan Papanya duduk menatap benda elektronik itu. “Audrey pulang,” ucapnya seraya mendekat. Dia mulai menyalami Papa dan Mamanya setelah itu beranjak untuk melanjutkan langkahnya ke kamar. Namun, baru dua langkah langkahnya terhenti karena ucapan sang Mama. “Katanya nggak mau dijodohin. Eh tahu-tahu dilamar.” Audrey menoleh ke Mamanya yang fokus dengan tayangan di depan. Tatapannya lantas tertuju ke tv layar datar itu. Satu alisnya terangkat melihat iklan minuman tambah energi. Merasa ada yang aneh, Audrey menoleh lagi ke Mamanya. “Mama ngomong sama siapa sih?” Arah pandang Ayumi dan Isal sekarang tertuju ke anak mereka de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD