Delapan Belas-Beneran Tunangan?

2459 Words

Malam hari, rumah Audrey kedatangan tamu. Tamu penting yang bisa mengubah masa depan hidup dua orang, status mereka dan langkah ke depannya. Si tuan rumah—Isal duduk di samping Ayumi menatap Jema, Zeki dan Dean. Melihat kedua orangtua Audrey menatapnya, Dean memberikan senyuman terbaiknya. Walau dalam hati dia ingin hilang dari situasi ini. “Kedatangan kami ke mari, ingin membahas perjodohan antara Dean dan Audrey,” kata Zeki. Dean menatap Papanya lalu menggeleng tegas. Gelengan itu ternyata disalahartikan oleh Zeki. “Maaf. Maksud saya membicarakan pertunangan Audrey dan Dean. Mengingat sebelumnya anak saya sudah melamar putri Pak Isal.” “Papa!” Dean menatap Papanya tajam, tak menyangka jika gelengannya disalahartikan. Jema yang duduk satu sofa bersama Dean seketika menatap anaknya de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD