Dua Puluh Tujuh-Beri Hatimu

2320 Words

Malam minggu Audrey kali ini berbeda. Jika biasanya dia pergi ke club atau kafe, berbeda dengan kali ini, dia berdiri di antara puluhan penonton yang bernyanyi. Yah, itung-itung mencari suasana baru. Namun, beberapa saat kemudian dia mulai merasa sesak. Arah pandangnya berganti ke Kina yang ikut bernyanyi seperti penonton lainnya. Audrey lalu menyenggol lengan sahabatnya itu. Senggolan itu membuat Kina langsung menoleh, dan melihat Audrey yang tampak cemberut itu. “Kenapa?” “Gue pusing. Gue pergi aja ya,” bisik Audrey. Kina melihat wajah Audrey yang mulai pucat itu. Kina menurunkan kamera yang dari tadi dia pegang dan mulai panik. “Ya udah kita balik aja.” Audrey menggeleng tegas, tahu jika Kina butuh tempat ini untuk keperluan riset. Dia tak ingin mengganggu Kina yang sedang menggal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD