Episode 48

1467 Words

ZOEY "Aku tidak percaya dia masih di luar meskipun ada badai," kataku ke mama, mengikutinya melihat keluar jendela. Diluar hujannya sangat deras dan langit pun tampak sangat gelap. Lorenzo ikut menyela dengan nada menggoda, "Suamimu harus hati-hati, Zoey. Badai ini mungkin akan menerbangkan atap rumahmu!" Aku memastikan anak-anak sudah makan dan memakai jaket mereka. Tanpa menyadari tindakan berisiko ayah mereka, mereka asyik bermain dengan mainan yang dibawa Rayden sebelumnya, sama sekali tidak tahu bahaya di luar sana. Rasa penasaran ku mengalahkan segalanya, akhirnya aku mengintip melalui lubang kecil di jendela. Di sana, Rayden berdiri meringkuk di dekat mobilnya, menggigil di bawah hujan deras. Melihatnya seperti itu membuat hatiku pedih. Lorenzo, yang selalu blak-blakan, membuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD