bc

Menikahi CEO Tanpa Hati

book_age18+
68
FOLLOW
1K
READ
billionaire
family
HE
arranged marriage
heir/heiress
drama
tragedy
bxg
serious
loser
city
office/work place
lies
kingdom building
like
intro-logo
Blurb

Pernikahan ini bukan tentang cinta.Ini tentang kontrak.Aluna menikah dengan Nathaniel Arka seorang CEO dingin yang tak percaya pada perasaan demi menyelamatkan keluarganya. Tidak ada malam pertama. Tidak ada janji. Tidak ada hak untuk berharap.Namun semakin Aluna berusaha menjaga jarak, Nathan justru menjadi semakin posesif. Tatapannya mengikat. Aturannya mengekang. Larangannya menyakitkan.Ia melarang Aluna mencintainya,namun menolak melepaskannya.Saat kontrak pernikahan hampir berakhir dan hati Aluna mulai kuat untuk pergi, Nathan dihadapkan pada satu kenyataan yang tak pernah ia perhitungkan kehilangan.Karena terkadang,pria tanpa hati justru jatuh cinta paling dalam saat sudah terlambat.

chap-preview
Free preview
Pernikahan Tanpa Cinta
Gaun putih yang kukenakan terasa terlalu berat untuk tubuhku Bukan karena payetnya, bukan karena renda mahal yang menempel di kulitku, melainkan karena makna di baliknya. Gaun ini bukan simbol kebahagiaan. Ia adalah tanda penyerahan diri pada keadaan, pada takdir yang tak pernah kupilih. Di depanku, seorang pria berdiri tegak dengan setelan jas hitam sempurna. Wajahnya tenang, terlalu tenang untuk seseorang yang akan menikah hari ini. Tidak ada gugup, tidak ada senyum, tidak ada getar emosi. Nathaniel Arka. Calon suamiku. CEO muda yang namanya disegani dan ditakuti. Pria yang akan kunikahi.. tanpa cinta. “Akad nikah akan segera dimulai.” Suara penghulu menggema di ruangan mewah itu. Lampu kristal berkilauan, para tamu duduk rapi dengan busana terbaik mereka. Semua terlihat sempurna. Terlalu sempurna untuk sebuah pernikahan yang dibangun dari kontrak. Tanganku gemetar di atas pangkuan. Aku menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri. Di barisan depan, ibuku duduk di kursi roda. Wajahnya pucat, tapi matanya menatapku penuh harap dan rasa bersalah itu kembali menyesak dadaku. Aku melakukan ini untuknya. Nathan menoleh sekilas ke arahku. Tatapannya dingin, datar, seolah aku hanya bagian dari agenda hariannya. Tidak ada sentuhan, tidak ada isyarat menenangkan. Dan entah mengapa, itu lebih menyakitkan daripada amarah. Ijab kabul diucapkan dengan lantang. Suara Nathan stabil, tanpa ragu. Satu tarikan napas, satu kalimat, dan hidupku resmi berubah. “Sah.” Kata itu menggema di telingaku. Para tamu bertepuk tangan. Beberapa tersenyum haru. Kamera menangkap momen yang seharusnya menjadi awal bahagia sepasang pengantin. Aku tersenyum. Senyum yang kupaksakan. Nathan menandatangani buku nikah tanpa melihatku. Saat cincin disematkan di jariku, sentuhannya singkat dan dingin—seperti peringatan, bukan janji. “Kita hanya menjalankan peran,” katanya pelan, hanya untukku. “Jangan berharap lebih.” Dadaku terasa perih, tapi aku mengangguk. “Baik.” Satu kata itu terasa seperti sumpah yang kupaksakan pada diri sendiri. Hari ini, aku resmi menjadi istri seorang pria yang tidak mencintaiku. Dan entah kenapa, aku merasa ini baru permulaan dari luka yang lebih dalam.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Gadis Tengil Milik Dosen Tampan

read
8.8K
bc

Trapped in My Future Boss

read
3.4K
bc

(Bukan) Cinta yang Diinginkan

read
19.0K
bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
54.0K
bc

Menyala Istri Sah!

read
4.4K
bc

Desahan Sang Biduan

read
56.5K
bc

Godaan Hasrat Keponakan Istri

read
16.2K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook