"Ibu?" suara Jihan bergetar saat melihat siapa yang memegang tangannya saat ini dan siapa yang tadi menampar pipinya dengan begitu keras. Pak Hadi menghempaskan tangan Jihan yang sedang dipegangnya, sedangkan Bu Rahmi menatap sang menantu yang semula dia sayangi itu dengan tatapan penuh kebencian. "Ibu, yang minta Rini buat ngawasin kamu dan melaporkan semua yang kamu lakukan, sama seperti dia mengawasi Niswa, jadi kamu nggak perlu memarahi Rini karena apa yang dia lakukan. Yang harus kamu lakukan adalah merasa malu karena perbuatan menjijikan kamu!" kata Bu Rahmi, wanita itu juga membentak Jihan seperti ketika Jihan membentak-bentak suster Rini tadi. Suster Rini langsung berlari meninggalkan dapur ketika wanita itu mendengar Kalila menangis dari kamarnya sepertinya bocah itu kaget ka

