"Semangat ya Sayang, Abang selalu di sini temenin kamu," ucap Javin sambil mengelus kepala sang istri yang sudah berbanjir peluh, Niswa berusaha mengatur nafasnya merasakan sakitnya kontraksi yang sudah ia rasakan sejak sekitar enam jam sebelumnya. "Sakit, Bang," keluh Niswa yang sedang berbaring miring menghadap kiri membuat rasa sakitnya kontraksi semakin keras dan lama terasa, wanita itu menatap sang suami yang dengan begitu setia menemaninya duduk di kursi yang ada di sebelah ranjang sambil terus menggenggam tangannya. "Iya Sayang, tapi rasa sakit itu yang akan membawa kebahagiaan kita, akan membuat kita semakin cepat bertemu dengan Putri kita. Semangat berjuangnya ya, lihat kamu sakit begini Abang jadi makin cinta sama kamu," kata Javin, Niswa tersenyum geli mendengarnya di saat s
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


