29: Terus Mendekat

1360 Words

Putri mematung, otaknya benar-benar nge-blank. Dilihatnya pucuk kepala Elang, hatinya jadi merasa sedikit bergetar. "Put--" "Mas mending sekarang istirahat, aku harus segera pulang." Elang melepaskan pelukannya, menatap lurus Putri. "Hm, makasih buat yang tadi." Pemuda ini tidak membantah, menuruti segala perkataan Putri tanpa banyak bantahan. Putri menatap kearah Elang tak terbaca, sebelum melenggang pergi begitu saja. Elang tersenyum kecut, meraup wajahnya. "Ini yha yang namanya karma?" Gumamnya terkekeh pelan. Putri melangkah keluar area cafe dengan lesu, bukannya ia memang mau setega itu dengan Elang. Tapi entah kenapa perkataan Banyu di taman waktu itu terus terngiang di telinga nya. "Lo harus jadi cewek dengan harga diri tinggi." Putri menghela napas berat, menatap ujung sepa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD