28: Perjuangan Elang

1606 Words

Jeni berlari tunggang langgang seperti sedang dikejar setan, tak perduli meskipun menabraki banyak orang dan diserapah serta dicaci maki. Seperti tengah ada bencana alam gadis kurus ini bahkan sudah melompat, sampai menggelinding dengan gaya heroik. Sealay itu memang. BRAK! Satu kelas menatap cengo kearah Jeni yang bentukannya sudah amburadul ngalahin gembel. Seolah punya harga diri, Jeni sok-sokan merapikan rambut dan seragamnya lalu melenggak-lenggok kayak miss kecantikan. "Ngapain?" Elang menutup bukunya, mendongak menatap Adiknya dengan alis berkerut. Jeni cengengesan, cuma sesaat karena setelahnya langsung melotot seram. Suho dan Bobi yang berada disebelah Elang sontak bergidik, merasa kalau Adik Elang memang rada-rada. "Kenapa Mas gak ngomong sama aku?!!" "Apa?" Tanya Elang da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD