Kemarahan Robinson

1635 Words

"Oma, seharusnya tidak perlu menampar Amira!" Ucap Rachel dengan wajah iba namun jauh di dalam hatinya ia tertawa bahagia. "Biarkan saja sayang. Sekali-kali anak manja itu harus diberi pelajaran." "Tapi oma. Aku takut Amira malah semakin membenciku." "Kamu gak usah takut, ada oma! Sekarang kita ke kamar, ganti baju kamu, nanti kamu masuk angin." Oma Ratna membantu Rachel berjalan menuju kamarnya untuk berganti baju. *** Waktu cepat berlalu. Tak terasa hari sudah semakin gelap. Robinson, oma Ratna dan juga Rachel sedang berada di ruang makan untuk makan malam. Namun, tak terlihat batang hidung Amira di ruangan tersebut. Sejak kejadian tadi siang, Amira lebih memilih untuk mengurung dirinya di dalam kamar. "Amira kemana? Kok gak ikut makan?" Rachel menatap wajah oma Ratna dengan raut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD