Hampir seminggu Denis tidak menghubungi Sam. Berkali-kali Sam mengecek ponselnya, namun sms atau telepon yang ditunggu-tunggunya tidak kunjung datang. Cowok itu betul-betul marah. Sam menghembuskan napas dengan kecewa. Haruskah ia duluan yang menghubungi cowok itu? Mungkin Denis memang benar. Sam ketinggalan zaman. Sampai detik ini ia masih perawan. Umumnya cewek-cewek metropolitan tidak lagi ragu-ragu untuk menjalani one night stand bersama laki-laki yang disukainya. Tapi ia belum siap. Dulu maupun sekarang. Sama sekali tidak punya nyali. Sam hanya ingin berhubungan dengan orang yang benar-benar menjalin hubungan dengan serius. Ia hanya ingin menikmati seks dengan pria yang dicintai dan mencintainya. Calon suaminya. Salahkah? Mempertahankan kesetiaan di zaman ini

