Tiba-Tiba RSJ

1334 Words

POV SERENA LEE Aku menemui Pak Bisma dengan membawa dokumen buku nikahku bersama Sam. Seharusnya pertemuanku dengannya tidak harus membutuhkan waktu lama. Namun kenyataannya lebih lama dari kesabaranku. Pak Bisma bukan tipe pengacara yang banyak bicara. Rambutnya yang hitam namun poni rambutnya dicat pirang yang membuatnya terkesan nyentrik. Meski begitu dia tipikal serius jika urusan pekerjaannya. Orang tidak akan menyangka kalau Pak Bisma itu sebenarnya pria yang cuek tapi terkadang absurd. Mungkin dari nada sambungnya yang membuat orang berpikir kalau mereka bukan sedang menelepon seorang advokat hukum. Aku duduk di seberangnya sambil menunggunya memeriksa dokumen-dokumen yang aku bawa. Kacamata tipis bertengger di ujung hidungnya. Cara beliau membaca dokumen selalu perlahan, teliti,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD