Lina melangkahkan kakinya menuju halaman belakang dengan kesal. Dia kesal dengan Anta. Dia kesal sekali! Salah dia apa coba sampe bekap bekap segala. Mana kenceng! Ngak bisa nafaskan! Untung aja ngak mati kehabisan nafas. Coba tadi kalau mati gimana?!. Lina duduk di gazebo belakang yang menghadap kearah air mancur ditengah halaman. Lina menoleh kebelakang mencari Anta. Wajahnya memberengut saat tak mendapati Anta disana. "Kok ngak dikejar?! Kan harusnya dibujuk biar aku ngak ngambek! Ish! Anta nyebelin!" Lah... Dasar aneh! Tadi ngambek sekarang minta di kejar?! Astaga!. "Lina!." Mendengar namanya disebut Lina tersenyum senang dalam hati. Dia kenal suara itu. Anta berdiri didepan Lina. Gadis itu merundukkan kepalanya. "Maaf! Tadi ngak maksud bekap kamu, beneran deh. Jangan marah ya

