Lina dan Anta menjadi sorotan beberapa ah tidak semua murid yang mereka lewati. Lina tenang saja berjalan bersebelahan dengan Anta, bahkan jemari mereka saling bertautan. Itu bukannya anak yang dibully Gisel dkk ya? Kok kak Anta gandeng tangan dia? Mereka pacaran? Bukannya itu cewek suka sama Gibran ya? Dia cuma numpang tenar itu sama Kak Anta! Secara Kak Anta anak yang punya sekolah ini. Ganjen! Cabe! Cantikan juga gue! Lina menggerutu dalam hati mendengar perkataan murid murid yang mereka lewati. "Iiish... Kesel tau Ta!" Risih Lina mendengarkan bisik bisik murid murid. "Udah sih ngak usah didengerin. Ngak ada gunanya juga!." Benar kata Anta, tak usah dengarkan apa kata mereka. Yang penting hadapi apa yang ada dihadapanmu. Anta mengantarkan Lina sampai di kelasnya. Kelasny

