Vander menghela nafas lalu menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa ruangan kerja Arka. Dia baru saja mendengar cerita dari Arka dan Lina. "Sepertinya dugaan kamu benar Ka." Kata Vander. Lina mengerutkan keningnya binggung. Dugaan apaa? "Dugaan apa Pa?." Tanya Lina langsung pada Arka. Arka menatap menantunya sambil tersenyum tipis. "Anta punya kepribadian baru." Jawab Arka jelas. Lina tersentak. Walaupun sebenarnya dia sudah menduganya, tapi tetap saja dia tak siap!. "Terus kak. Kita harus gimana? Dia itu jahat Kak! Dia mau kuasain tubuh Anta." Panik Lina. "Yah... Apa harus lakuin cara kayak dulu lagi? Hipnoterapi?." Tanya Arka pada Vander. Vander menggeleng. Sebenarnya dia juga binggung dia harus bagaimana sekarang. "Kalau untuk saat ini bukan cara yang tepat. Sebaiknya seka

