Bab 67. Kenangan masa lalu

1563 Words

Sore ini, langit Jakarta begitu kelam. Semburat jingga yang biasa menghiasi ufuk barat dengan spektrum warna oranye, kini tak tampak keindahannya. Tertutup oleh awan kelabu yang seolah berkerumun mengepung langit Ibu Kota dalam pekat. Jutaan tetas bening jatuh dari atas sana, menyerang bumi dengan air mata semesta yang seakan enggan berehenti sejak dua jam yang lalu. Aroma hujan yang khas, berbaur dengan aroma hangat kopi dan coklat s**u yang banyak dipesan oleh para karyawan di kafe lobi gedung perkantoran SlipEngineering. Kafe lobi sangat ramai sore ini. Barangkali karena terjebak hujan, makanya mereka lebih memilih menunggu di tempat ini dan menghangatkan badan dengan minuman yang bisa menenangkan kepala. Di satu sudut ruangan, Janatra tengah duduk sendiri. Segelas espresso menjadi tem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD