Bab 71. Bukan sekadar cuma!

1555 Words

“Mau langsung aku anterin pulang apa gimana?” tanya Janatra. Saat ini, mereka tengah berada di dalam mobil, menunggu lampu merah berubah warna jadi hijau. Di samping laki-laki itu, duduk Revalia yang masih belum mau buka suara semenjak mobil yang ditumpangi keduanya mulai berjalan keluar dari parkiran SlipEngineering menuju jalan raya. “Gue ... aku pengin ke rumah Keysha.” Revalia menjawab pelan tanpa menatap si penanya. Wajah perempuan itu menghadap ke luar jendela, masih malu menampakkan muka pada Janatra. "Kok ke rumah Keysha?” Janatra yang semula memusatkan pandangan pada lampu yang masih menyala merah, menoleh pada sang lawan bicara. Belum sempat Revalia menjawab, bunyi klakson yang melengking terdengar dari kendaraan yang mengular di belakang mobil Janatra. memberi isyarat agar si

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD