14-Kembali ke Tempat Seharusnya

1774 Words

Bibir pink gadis itu terbuka, kemudian tertutup lagi. Dia tampak bingung mengatakan kalimat yang telah berada di ujung lidah. Akhirnya, dia memilih menunduk menyantap roti selai nanas di depannya. “Meggly.” Panggilan itu membuat Meggly mengangkat wajah, mendapati Gisel tengah memperhatikannya sambil bertopang dagu. “Ya,” jawab Meggly. Gisel mengulurkan air mineral. “Lo dari tadi kelihatan gelisah. Nih, minum dulu.” Meggly menerima air mineral itu. Dia meminum beberapa tegukan, lalu kembali menunduk. Dari ekor matanya, dia melihat Gisel masih terus menatapnya. Menyerah, Meggly mengangkat wajah kemudian menjelaskan. “Gue harus balik ke kosan.” Kalimat itu meluncur begitu cepat. Meggly dapat melihat Gisel menegakkan tubuh dengan bibir sedikit terbuka. Tak lama Gisel membuang pandang d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD