BAB 28 - rival

2060 Words

 Berdiam diri di antara sepasang kekasih yang juga hanya terdiam, rasanya sungguh sangat tidak menyenangkan. Rhea jadi merasa kikuk di antara mereka berdua. “Sepertinya hari sudah semakin malam, lebih baik aku pulang dulu, karena besok hariku cukup berat,” ujarnya memecah keheningan yang terjadi beberapa saat. “Iya, ya. Besok, kamu pasti sibuk banget. Lebih baik, kamu memang pulang dulu aja.” “Aku akan antar Rhea ke hotel!” sela Abisatya sambil berdiri dan melirik ke sudut ruangan di mana sosok yang menyerupai Abiwara tampak tersenyum bahagia, karena dia lebih memilih mengantar Rhea ketimbang menemani Davina di sini. “Nggak usah, Kak. Aku bisa sendiri, kok,” sahut Rhea, “aku kan bisa pesan taksi online atau taksi regular, nggak masalah. Kamu di sini aja, temani Davina. Okay?” lanjutnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD