BAB 52 - dilemma

2046 Words

Berbagai macam roti, mulai dari roti isi, roti bakar juga roti tawar bersama ube rampainya tampak berada di atas meja makan, untuk menu sarapan pagi hari ini, sementara minumannya hanya tersedia air putih dan orange juice. Semua orang yang ada di ruang makan itu, begitu menikmati hidangan yang disajikan. Namun, tidak bagi Abisatya, sedari tadi laki-laki itu hanya terdiam dan belum menyentuh makanan apapun, hanya satu gelas air putih yang diminumnya hingga habis. Raut wajahnya cukup serius, memikirkan sesuatu. Sesuatu yang berhubungan dengan perlindungan dan penjagaan Rhea. Hati kecilnya mengatakan kalau Rhea tidak mungkin hidup sendirian di rumah ini hanya bersama pembantu dan orang tua, tidak ada penjagaan yang melekat yang bisa melindungi perempuan itu, sementara Adham dan Beno bisa be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD