Happy reading. Typo koreksi. _____ "Bagus akhirnya elo bangun juga, rencana mau gue bakar ini apartement buat bangunin elo." Sindir laki-laki dengan pakaian santai itu kepada seorang pria yang baru keluar dari dalam kamar berjalan sempoyongan memijat dahinya. Deka meringis mendengarnya, kepalanya mendongak cepat melihat kearah Zaviar sahabatnya yang sedang berdiri di depan meja pantry dapur sambil memegang cangkir mengepul di tangannya. "Hehehe ... sorry Zav," ujarnya dengan cengiran menyebalkan. Zavi hanya menggeleng heran. Melangkah ke sofa ruang santai apartementnya lalu duduk di sana dengan raut tenang. Mengabaikan Deka yang masih terlihat jalan sempoyongan tersebut berjalan kearah lemari pendingin. "Hari ini elo mau kemana Zav?" "Apa?" Deka berdecak pelan, ikut duduk di sam

