Happy reading. Typo koreksi. _____ Deka mengumpat sejadi-jadinya dalam hati, ketika lelaki berkacamata itu berjalan menyusuri koridor bersama seorang wanita yang berpura-pura menjadi istrinya. Mereka baru saja mendaftar sebagai salah satu pasien yang akan berkonsultasi. "Mas jangan lupa tanggal kita menikah ya. Siapa tahu dokternya nanti tanya-tanya." Deka memutar bola matanya malas melihat raut menahan tawa wanita di sebelahnya. Zavi sialan emang. Tidak terlalu lama Deka mengantri, seorang perawat memanggil namanya mempersilahkan Deka dan Dewi teman kenalannya tersebut masuk kedalam ruangan. Suasana berubah mendebarkan, Deka menelan ludahnya gugup. Di depannya sudah ada seorang pria yang benar persis seperti photo semalam yang Zavi tunjukkan kepadanya. Dr. Darren Atmajda, sp.

