bab 6 ( Bertahan !!! )

2352 Words
Bertahan memang nggak mudah dan butuh banyak stok kesabaran. Menunggu seseorang yang kita cinta akan berbalik dan menyambut kita itu bagaikan angan angan yang selalu terbayang siang dan malam, selalu dimimpikan tapi tak pernah tau kapan itu semua terwujud. Cinta yang tulus yang selalu mengajarkan kita tentang arti kesabaran yang sebenarnya bahkan bertahun tahun lamanya menunggu pun kita bisa menghadapi itu karena kita yakin mungkin suatu saat cinta kita akan terbalas dan seandainya tidak, bukan salah kita karena menunggu dan tak ada hasil tapi mungkin itu sebuah ujian agar kita lebih sabar dalam menghadapi segala hal. Kamu tau ? menunggumu menantimu aku selalu melakukan itu dan itu bukan suatu hal yang sulit bagiku hal yang benar benar sulit kulakukan adalah melupakanmu dan melupakan semua perasaan yang ada. Apakah kamu tahu aku selalu mencintaimu? Menyayangimu? Kamu bahkan tak pernah menganggapku ada. Aku sedih tapi aku tak berhak untuk itu aku sadar aku bukan siapa siapa dalam hidupmu, andaikan masih ada waktu dapatkah aku memperjuangkan cintaku padamu? Aure meneteskan airmatanya setelah menulis diary itu,  memang benar ada kalanya aku ingin terus bertahan tapi adakalanya juga aku ingin menyerah dan melupakan semua rasa ini tapi apa daya hati dan pikiran tidak sejalan. Disaat pikiran menginginkan untuk berhenti hati membentengi diri karena  tak rela melepas rasa itu. Aure langsung menutup diarynya dan memasukkannya dalam laci lalu dia menyiapkan jadwal untuk mata pelajaran keesokan harinya. Dia belajar materi yang akan diajarkan esok hari. Tok tok tok “dek udah waktunya makan malam”ucap kakaknya “iya kak bentar aku mau beresin ini dulu”                                                                  “oke kakak kebawah dulu ya” “siap bos”ucapnya sambil mengancungkan jempolnya Setelah selesai dia langsung menuju kebawah tak lupa membawa iphonenya dia menuju ruang makan dan berkumpul bersama keluarganya. “yuhu princess cantek udah datang” ucap aure sambil terkikik “iya deh percaya princess papa mah cantek sekali”ucap papanya menggoda “makan dulu darling”ucap mamanya Mereka lalu makan dengan lahap dan disertai dengan senyum yang mengembang karena celotehan kakaknya. Setelah selesai makan mereka langsung berkumpul diruang keluarga sambil menonton tv. Aure bercerita tentang kehidupan di sekolahnya yang menurutnya sangat menyenangkan. Lalu tiba tiba Andrew menyela “heleh pa aure lagi naksir cowok tau”lalu aure menimpuk bantal kakaknya “nggak pah kakak bohong ih”ucap nya lagi “yey kakak mana pernah bohong sih”ucap Andrew lagi “siapa dit? Ganteng nggak sih kok princess kita sampe kepincut kaya gini?” Tanya mamanya lagi “ya ganteng dong mah”ucap aure lagi “ah gantengan papa pasti”ucap papanya lagi “iya dong papa  terganteng ter the best pokoknya”ucapnya langsung memeluk papanya. “mama dan kakak juga, love you”ucap nya sambil memeluk mereka satu persatu “sampe lupa kamu belum minum obat dear, mama ambilin dulu”ucap mamanya berdiri lalu mengambilkan obat untuk aure. Aure lalu meminumnya mungkin dia sudah biasa dengan rasa pahit dari obat itu. “kapan kapan jalan yok pah mah makan malam atau apa gitu?”ucap aure “oke dear besok kita makan malam yah”ucap Andrew “makasih kak, ya udah aku mau bobok. Good night kesayangan aku”ucapnya sambil mencium kening mereka. *** Gadis manis dengan semangatnya menuruni tangga untuk menuju keruang makan, padahal jam baru menunjuk pukul setengah enam. Dia sudah siap dengan seragamnya dan tinggal menuju sarapannya saja. Setelah semuanya berkumpul mereka akhirnya mengawali pagi dengan sarapan nasi goreng buatan mama tercintanya. “yuhuu yuk berangkat kak”ucap aure semangat sekali dan semua keluarganya senang akan itu. Sampai disekolah dia langsung menuju ke kelas dan membuka buku pelajaran yang akan di ajarkan kini, dia juga mencoba mengerjakan soal soal yang ada di buku cetaknya. Ya dia suka Kimia dia sangat suka Kimia dan pelajaran sejarah padahal banyak orang yang tak suka pelajaran itu tiba tiba datang nixia dan nandi “hai aure”ucapnya bersamaan “hai ciwi ciwiku”ucapnya sambil tertawa ringan. “eh udah bel aja nih huft aelah padahal gue masih pengen ngobrol”ucap nandi “ya udah nanti kan bisa”ucap aure lagi *** Pelajaran dimulai seperti biasanya, tak terasa juga sudah waktunya untuk pulang sekolah. Setelah membereskan bukunya dia lalu beranjak keluar kelas dan menunggu kakaknya didepan gerbang, karena lumayan lama akhirnya dia pengen membeli minuman disebrang jalan tetapi saat mau nyebrang tiba tiba ada motor ugal ugalan yang tiba tiba kearahnya dia hanya bisa terpaku tiba tiba ada yang menariknya dan terguling di pinggir jalan bersamanya dia tak merasakan sakit apapun tapi priaa ini kepalanya berdarah. “xel bangun xel”ucapnya terisak dan banyak murid yang mengerubunginya lalu dia menelpon kakaknya “kakak cepet kesini urgent”ucapnya “udah sampai diperempatan tiga menit lagi baby” Lalu tak lama kemudian excel sampai didepan gerbang lalu dia melihat gerombolan orang yang memutari sesuatu lalu dia berlari menuju gerombolan itu. “kakak tolongin”ucapnya lalu andrew mengangkat excel dan dibawanya ke mobil untuk dibawa kerumah sakit. Diperjalanan aure merasa bersalah sama excel dia menangis diperjalanan menuju rumah sakit. “udah dek jangan nangis dong” “tadi dia itu nyelamatin aku kak malah dia yang jadi celaka gini”ucapnya masih sesenggukan “iya sabar ini udah nyampe tahu” Lalu Andrew memanggil suster dan excel pun dipindahkan ke blankar dan di bawa keruang UGD. *** Dokter keluar dari ruangan excel dan lalu aure menghampirinya “dokter temen aku nggak papa kan?”tanyanya”nggak papa kok dikepalanya terjadi benturan tapi tidak berakibat fatal kok pasien hari ini juga bisa dibawa pulang dan mungkin karena dia pernah kecelakaan dulu karena benturan di kepalanya bisa jadi malahan dia mengingat apa yang dia lupakan dulu”ucap  dokternya  “makasih dokter, apa aku bisa menjenguknya sekarang?”tanyanya lagi “tentu bisa”ucapnya “kak aku kesana ya”ucap aure lagi “iya kakak ngurus administrasi dulu”ucap Andrew lalu menuju keruang administrasi *** “enghhh”Excel mengerjapkan matanya dia asing dengan ruangan yang ditempatinya ini bau obat yang menyengat dan ruangannya yang serba putih. Saat dia akan mengerakkan tangannya dia merasakan ada yang memegang tangannya. Gadis itu gadis yang akhir akhir ini menyita perhatiannya amandita Aurelia prasetyo.dia tertidur di kakku samping blankar yang aku tempati tanpa sadar aku mengelus elus rambut Aure, aku sangat nyaman melihat wajah tidur Aure tenang dan membahagiakan dalam saat yang bersamaan. Tanpa aku sadari ternyata Aure mulai bangun dari tidurnya dan Excel langsung mengubah ekspResinya datar dan menegangkan seperti biasanya. “ehmm Excel kamu udah bangun? Dari kapan? Kamu mau minum atau apa gitu?”Tanya Aure secara bersamaan dia sangat peduli dengan Excel saat melihatnya tak sadarkan diri seperti tadi membuat hatinya sakit dia ingin Excel baik baik saja walaupun kenyataanya Excel pun tak pernah melihatnya. “mencintaimu apakah harus sesakit ini xel?”batin Aure bergejolak “eh aku haus”ucap Excel menyadarkan lamunan dari Aure “bentar aku ambilin”ucap Aure. Excel langsung meminum air yang diberikan oleh Aure entah apa yang dirasakannya saat ini dia sangat senang ada yang perhatian kepadanya ada yang memperdulikannya dan seakan hidupnya lebih berwarna karena kehadiran sesosok gadis yang membuat hatinya selalu berdebar “xel, aku mau nanya boleh?”ucap Aure hati hati takut mengganggu Excel “iya boleh” ucap Excel sedikit melunak tanpa ekspResi datar seperti biasa, dan ini membuat Aure senang karena ini merupakan suatu kemajuan baginya “tadi dokter bilang, kamu dulu pernah kecelakaan? Kamu kapan waktu kecelakaannya?”Tanya Aure “dulu waktu smp”ucap Excel “kapan? Kayaknya dulu waktu aku masih satu sekolah sama kamu kayaknya kamu baik baik aja deh xel?”Tanya Aure heran “kamu bilang kamu pernah satu sekolah denganku?”Tanya Excel “iya aku amanda teman sekelas kamu dulu waktu kelas satu smp. Tapi ada suatu hal yang memaksaku untuk pindah dari sana”ucap Aure “kamu amanda itu yang dulu sering sama Nandi dan Nixia?”Tanya Excel yang semakin penasaran, berarti dia tidak salah dulu amanda adalah orang yang dia suka saat kelas satu smp tapi tiba tiba dia menghilang dan membuat Excel frustasi dan dia tanpa sadarnya menjadikan wanda sebagai pelariannya dan sialnya lagi dia malahan yang dimanfaatkan wanda karena uang yang dimilikinya . dia sangat syok dengan semua itu karena waktu itu cinta adalah suatu hal yang baru baginya. Karena telah merasa dikecewakan akhirnya dia memilih untuk menutup dirinya lagi hingga saat ini dia kembali melihat cinta pertamanya bisa dibilang love at first sight saat dia mos di smp dulu. Dia akan mengejar  Aure dan sekarang dia akan membuka hatinya untuk Aure dan menerima semua sikap baik yang selama ini Aure perlakukan untuknya “karena hati tau kapan dia harus pulang dan dia tak kan pernah salah jalan untuk  pulang kembali kerumahnya” dia akan berubah tidak akan cuek lagi kepada Aure dan dia akan bersikap lebih manusiawi kepada teman temannya Aure mengubah hidup Excel saat ini karena suatu kenyataan yang disandang Aure jika dia adalah cinta pertama Excel. Tapi dua insane itu belum tau jika hati mereka sama sama suka dan mereka memilih membiarkan hubungan ini mengalir seperti biasanya dan disaat yang tepat Excel akan mengucapkan segalanya “sampai saat ini pun aku masih menyukaimu,nda kamu cinta pertamaku” Excel lebih senang memanggil Aure dengan amanda karena yang dia tahu dulu dia pernah memanggil nama amanda saat masih sekolah smp. “Re? kamu mau jadi temanku? Ehmm apa aku boleh memanggilmu amanda ? aku lebih nyaman memanggilmu amanda” ucap Excel berterus terang “tentu saja boleh xel” ucap Aure senang. Aure sangat senang jika akhirnya Excel mau berteman dengannya dia sangat bersyukur mungkin ini awal yang baik buat hubungan mereka kedepannya. Aure sangat berharap jika Excel juga akan suka padanya. “manda, yuk pulang ini infusnya sudah habis juga” ucap Excel “ehm bentar ya aku panggil kakAndrew dulu katanya dia lagi di ruang administrasi “ ucap Aure pelan lalu keluar menemui kakak kandung tersayangnya itu. *** Perjalanan kerumah Excel pun hening tak ada percakapan diantara mereka hingga Andrew lah yang mulai mencairkan suasana dia mulai mengakrabkan diri dengan Excel “ehm kamu temannya Aure ya?” Tanya Andrew yang masih focus memperhatikan jalan “eh iya “jawab Excel gelagapan “santai aja lah xel gak usah gugup kayak gitu” ucap Andrew menertawakan Excel setelah dia melihat tingkah Excel dari kaca sepion “kakak gak usah gitu ih” jawab Aure “oke oke princess gak akan di ulangi lagi” ucap Andrew Excel yang melihat itu pun lantas tersenyum dia bahagia melihat orang yang dia sayang bahagia. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam akhirnya mereka sampai di depan rumah Excel. Rumah modern yang terkesan bergaya yunani karena rumah bertingkat ini terdapat banyak patung di sepanjang jalan memasuka inti rumahnya. Excel sangat kaya batin Aure “ehm gak mampir dulu nda?”Tanya Excel “gimana kak? Mampir dulu apa gak?”Tanya Aure balik kepada Andrew “gak usah lah xel lain kali saja ini juga udah soRe mana mendung lagi”ucap Andrew kepada Excel sambil melirik Daniel wellingtonnya  dan Excel pun hanya menganggukkan kepalanya tanda ia setuju jika sudah terlalu soRe. Akhirnya mereka pun melanjutkan perjalanannya untuk pulang kenaungan ternyamannya. Entah Andrew melihat jika Aure hari ini sangat senang senyuman pun tak pernah lepas dari bibirnya. “kak? Mampir ke starbuck dulu ya?” ucap Aure  “oke as your wish princess” jawab Andrew *** Setelah sampai di starbuck Aure langsung mencari tempat sedangkan Andrew sedang mengantri untuk mendapatkan pesanan yang di minta Aure. Setelah mengantri cukup lama akhirnya mereka mendapatkan pesanannya. Aure terlihat sangat tenang menikmati minuman dan cake nya, dia sangat bahagia hari ini Excel tidak seburuk yang dipikirkan. Ternyata Excel sangat baik bahkan dia mau berteman dengannya ini sungguh awal yang baik untuknya. “dek kenapa melamun” suara Andrew menyadarkan lamunannya tentang Excel “gak kok kaksiapa yang ngelamun coba”ujar Aure lalu buru buru meminum cappucinonya “haduh adek aku yang cantik ini udah mulai bohong ya? Ya gak mempan lah orang kita aja udah seumur hidup barengan dek ya aku tau lah kamu sekarang lagi bohong apa gak” ujar Andrew “hehehe iya kak” ucap Aure malu malu “kenapa curhat dong , apa kamu lagi suka sama seseorang? Ehm ehm apa sama temen mu tadi siapa namanya excal ?” ucap Andrew bertubi tubi “Excel kak, ehm jangan bilang Mama Papa ya kak. Kakak benar Aure suka Excel. Suka banget malah “ ucap Aure menundukkan kepalanya menyembunyikan rona pipi yang menghiasi wajahnya dia tak pernah menyangka jika dia akan member tahu keluarganya lebih tepat kakaknya jika dia suka dengan Excel. “cie cie blushing, gaPapa lah dek kakak dukung kamu kok kakak ikut bahagia jika kamu bahagia”ucap Andrew dia sangat kasihan dengan adik semata wayangnya di usia segini dia sudah menderita penyakit yang dikategorikan parah. Andrew berdoa semoga alla memberikan yang terbaik untuk kesembuhan adiknya dia tak tega jika melihat adiknya yang sedang merasakan kesakitan. “kakkok gentian kakak yang ngelamun?” ucap Aure sambil menggoyang goyangkan tangannya kekanan dan kekiri untuk menyadarkan lamunan Andrew “eh gak kok, yuk pulang udah mau jam 6 nih” ucap Andrew berdiri sambil membantu Aure untuk ikutan berdiri. Tanpa disangka saat keluar dari pintu ternyata hujan sangat deras. Aure yang melihat hujan pun sangat senang dia berjalan mendekati rintik hujan sambil menengadahkan tangannya untuk menyambut butiran air yang jatuh dari langit hujan selalu membuatnya tenang mengalirkan semua keluh kesah yang ada pada dirinya hingga membuat dia kuat menghadapi segala cobaan hidup yang menerpanya hujan tak pernah menyesal jatuh ke tanah Tin tin tin suara klakson meyadarkannya jika mobil Andrew sudah ada di depannya lalu dia masuk kedalam mobil dengan terburu buru. “dingin ya dek? Nih pake jaket kakak aja” ucap Andrew memberikan jaketnya kepada Aure. Aure langsung menerima jaket itu dan langsung memakainya dia saat ini sangat kedinginan penyakitnya membuat daya tahan tubuhnya melemah. Andrew yang melihat Aure telah memakai jaketnya langsung mengemudikan mobilnya menuju ke rumahnya
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD